September 2020



Sambutan kepala MAN 3 kediri (lama) Drs. H. SLAMET Hariyanto M. PDi

Menempatkan profi dan prestasi selama kepemimpinannya, hal penting dalam waktu dekat adalah program Adiwiyata, Program SSK, Program Vokasi dan pembangunan Asrama SBSN 2020.



Sambutan kepala MAN 3 kediri (Baru). DRS. H. MOH. MAKSUN, M. Pd. I

Siap melaksanakan program yang ada di MAN 3 kediri dan siap untuk mengembangkan dengan dukungan semua pihak.



Sambutan dan pembinaan Bapak Kepala Kantor Kemenag Kab. Kediri.

Kepindahan pejabat apalah suatu kewajaran bagi ASN, yang penting apa yang kita lakukan adalah hal yang baik dan menjadi amal jariyah kita.



Wujud bentuk asuh kaweruh bahwa undangan yang hadir sebagai saksi dan pengetahuan  dengan adanya pisah sambut bisa saling kenal dan perlu diketahui  bahwa setiap pemimpin mempunyai gaya yang berbeda, untuk memahami harus bisa dan mau bertanya kepada semua orang dan masyarakat, pejabat, polsek, koramil untuk mengetahui dan menjalin kerja sama yang baik. (Muza)

Editor: Jurnalistik

 


Sabtu, 26 September 2020. Di MAN 1 Kediri. Pejabat lama Drs. Murwono menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada   Pejabat baru Suryono, M.Pd.I. 

Mutasi dan rotasi ASN adalah hal yang wajar dan bisa terjadi.

Sambutan komite dengan ucapan terima kasih selama 2 tahun 4 bulan telah memberi warna dan prestasi di MAN 1 kediri. 

Sambutan kepala kantor kementerian Agama Kabupaten Kediri. Apresiasi tinggi untuk Pak Murwono membawa MAN 1 Kediri di puncak kejayaan pada saat ini dari segi sarana prasarana yang luar biasa dan existensi prestasi siswa yang terus berkumandang.

Pergeseran jabatan adalah suatu kewajaran pada suatu instansi pemerintah . Terpenting tugas kita laksanakan dengan sebaik baiknya, tipe kepemimpinan yang berbeda adalah hal yang biasa yang penting tetap sesusi aturan.

Pendemi covid19 blum berakhir protkes  tetap dijalankan dengan disiplin dan tdk bisa disamakan dengan penyakit lainnya.  

Semoga kita semua di jauhkan dari  segala penyakit. Kab. Dan kota Kediri sudah masuk zona Orange  semoga bisa segera hijau.

Mari kita bangun komunikasi yang baik koramil, polsek  muspika, komite dan masyarakat setempat untuk mewujudkan kemajuan di madrasah.  Berbuat baiklah di mana saja berada dan tinggalkan karya terbaik sebagai amal jariyah.

Dilanjutkan penyerahan buku memori.

Selamat menjalankan tugas yang baru bapak suryono di MAN 1 kediri, bapak murwono di MAN 2 kediri semoga membawa barokah. (Moza).

Editor: Jurnalistik

 



Senin, 21 September 2020.  Di Desa Beji  Rejo Kecamatan Kasembon, telah dihadiri oleh Bupati Malang yaitu  Drs. H. M. Sanusi, M. M, untuk meresmikan alun-alun dan wisata Rafting kali Uceng di dusun tersebut. Acara tersebut dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB sampai 13.30 WIB, pada pukul 08.30 WIB para panitia mengadakan lomba senam pencegahan Covid-19, setelah acara senam selesai dilanjut dengan pembagian hadiah bagi yang beruntung, dengan cara diundi.



Selang beberapa waktu dikabarkan bahwa bupati sudah sampai di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang. Pada saat itu peserta senam  istirahat terlebih dahulu. Dan selang beberapa waktu panitia membawa kabar bahwa  Bupati tersebut telah sampai di Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon. Lalu para peserta dan tamu undangan dimohon oleh para panitia untuk berbaris di lapangan karena perjalanan  Bupati Malang tersebut sudah dekat dengan tempat lokasi, dan setelah Bupati tiba di tempat lokasi, bupati itu di sambut oleh Muspika ,Panitia, dan Kepala Desa. Setelah itu bupati tersebut langsung menuju ke tempat  pelepasan balon untuk diterbangkan ke udara, lalu dilanjut dengan senam pencegahan Covid-19 bersama bupati Malang tersebut.



Setelah acara senam selesai bupati tersebut langsung menuju ke pendopo untuk pemotongan pita peresmian alun-alun dan wisata Rafting Kali Uceng, setelah itu diisi sambutan dari Kepala Desa, Satkoryon Banser dan terakhir sambutan dari bapak bupati. Dan acara tersebut dilanjut dengan penanaman pisang secara simbolis dengan bertujuan untuk membudidayakan tanaman pisang, setelah itu Bupati tersebut melakukan penandatanganan MOU dan setelah penandatanganan MOU langsung pergi kerumah  Kepala Desa untuk melaksanakan kegiatan makan siang bersama, setelah makan siang  orang berambut putih tersebut langsung menuju ke kali uceng untuk menyaksikan pelepasan arung jeram. Dan setelah itu seorang berkalunv bunga itu pulang, dan acara tersebut diakhiri dengan undian dorprise.

Penulis: isy-7b

Editor: zar-8i



 Senin, 21 September 2020. MediaGuru mengadakan acara Webinar XII Bedah Majalah Literasi. Acara ini dilaksanakan via Zoom dan di ditanyangkan secara live melalui akun Youtube MediaGuru TV pada pukul 15:30 WIB. Link Zoom meeting dibagikan melalui grup Whatsapp, kemudian para peserta masuk ke acara Webinar online.

Saat meeting Zoom sedang dilaksanakan, tiba-tiba terdengar adzan, menandakan waktu shalat Ashar. Para pun peserta diberi waktu untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu.

Setelah peserta webinar selesai melaksanakan sholat Ashar, mereka pun kembali mengikuti acara.

Mohammad Ihsan selaku CEO MediaGuru memberikan arahan bagi para peserta  untuk segera bersiap karena Webinar segera dimulai.

Saat pembukaan acara, Ihsan menerangkan tentang Majalah Literasi Indonesia edisi bulan Agustus yang baru bisa diterbitkan pada bulan September karena jumlah halaman yang cukup panjang dan tebal sampai 224 halaman. Majalah Literasi Indonesia edisi Agustus tersebut berjudul menuju Kepri Provinsi Literasi. 

Mediaguru juga membuka kelas menulis majalah literasi yang ke 4 pada 10 Oktober 2020 nanti. Lalu disambung dengan Erman Zainudin, Ia menjelaskan tentang isi majalah literasi Indonesia edisi Agustus. Setelah selesai menerangkan, para peserta disuruh untuk membuka Web. Setelah membuka Web, masing-masing peserta zoom pun mendapatkan sertifikat. Acara ini pun berakhir pada pukul 05:00 WIB. 

Penulis: Kiki 7d

Editor: Din (8i)

 


     Minggu,20/09/2020, group alumni SDN Kampungbaru 2 mengadakan acara rujakan kecil-kecil an yang ditempatkan dirumah Fatia salah satu alumni SDN Kampungbaru 2, acara  itu hanya di hadiri oleh 7 anak gadis dari alumni sekolah dasar tersebut, karena yang lain sibuk oleh pekerjaan dan ada yang sudah ada rencana sendiri untuk berkumpul dengan teman sekolah masing-masing atau alumni. 


      Acara ini diadakan karena ada salah satu anak  mengusulkan di group chat WhatsApp, selain itu juga semua para alumni jarang sekali bertemu apalagi dengan adanya covid-19 ini.

       Persiapan yang dilakukan sebelum acara tersebut adalah mempersiapkan bahan-bahan yang akan diolah menjadi rujak, seperti buah-buahan, gula, garam, cabai, dll. Bahan-bahan tersebut akan dibeli dipasar terdekat.



  Setelah semuanya terkumpul, salah satu gadis cantik yang bernama Adelia memulai dengan meracik bumbu rujak itu dengan lehai, sementara yang lainnya mulai mengupas buah dan mulai memotong buah-buahan dengan ukuran agak kecil agar sedap dimakan,  setelah semuanya selesai barulah mereka memulai untuk memakan rujak sambil berbincang hangat dan bersenda gurau, tak sadar kalau bumbu rujaknya sudah habis maka  ada yang berinisiatif untuk mebuatnya lagi, yang ini beda karena yang meracik dan menghaluskan  gadis imut dan ceria yang bernama Melinda , gadis ceria itu mulai meracik bumbu dengan menambah sedikit cabai agar lebih menggoyangkan lidahnya, setelah selesai meracik dan menghaluskan semua bumbunya, maka mereka kembali memakan rujaknya, akhirnya para gadis cantik tak terkecuali   Melinda tersebut mengeluh sakit perut dikarenakan bumbu rujak yang terlalu pedas.


    Setelah puas memakan rujak buahnya, kini ganti gadis yang bernama Indi, Tika, Maria, beserta tuan rumah dan yang lainnya untuk mengemasi semua barang yang berceceran di lantai.


     Ada sebuah kendala yang sempat dialami oleh acara tersebut adalah saat kekurangan bahan harus membeli dengan cara dadakan, selain itu juga ada kendala waktu yang membatasi para gadis tersebut untuk bersenda gurau lebih lama lagi.

Penulis: ray-8i

Editor: zar-8i

Madrasah, 18/09/2020. Sejak beberapa Minggu yang lalu, MTsN 7 Kediri mengadakan Diklat peningkatan kompetensi guru terkait dengan penggunaan TIK. Diklat bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah. Diklat ini bukan dilakukan secara mendadak. Namun, sudah terprogram. Ucap Abdul Kholik saat ditemui   di sela-sela kesibukannya di ruang laboratorium agama. Diklat tersebut dibimbing oleh teman-teman sendiri baik dari guru maupun tenaga tata usaha, ujarnya.

Demikian pula pada hari Kamis 17 September kemarin. Telah dilaksanakan program Diklat Simpatika dan Simpeg. Diklat tersebut dibimbing oleh staf tata usaha, Yudianto. Diklat dikuti oleh guru dan tenaga kependidikan.

"Agar semua memahami, tentang pengisian Simpatika. Karena mengisi Simpatika tidak semua harus diisi oleh operator madrasah. Ada yang harus dikerjakan secara individu." Kata pria yang juga pembina ekstra Pramuka itu.

Demikian pula Simpeg, PNS harus mengusai, karena terkait tentang data kementerian Agama.

Menurut Admin yang cukup senior yang biasa menjadi jujugan bapak ibu guru terkait data, juga menjelaskan, 

Untuk simpeg, data loginnya bagaimana, cara menambah atau mengaploud file berkas yang ukurannya besar menjadi kecil, terutama mengenai data penting semisal input data KGB, SKP, data pribadi yang sifatnya keluarga.

Setelah selesai menyampaikan, bapak ibu guru, dan tenaga pendidik merasa puas dengan apa yang dijelaskan.

"Pada prinsipnya saya siap membantu," pungkas Yudianto. (MQ)

Editor: Tim Jurnalistik



 Kapala kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, mengadakan koordinasi terkait strategi intensifikasi Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Provinsi Jawa Timur.  Dalam clossing dan pengarahan  menutup acara webinar dan koordinasi  yang diikuti oleh seluruh kepala kantor kemenag kab/ ko dan ketua gugus tugas di masing-masing kantor kemenag. Jumat, 18 September 2020 pukul 14.00 sampai pukul  15.30.  Dr. H. Ahmad Zayadi M.Pd menyatakan : 

Disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,  menjaga imunitas. Lingkungan kantor kemenag kabupaten dan kota memberikan Sanksi bila tidak memakai masker. 



Clossing nara sumber Dr. dr. Kohar Hari Santoso, Sp.An. ketua rumpun Tracing Gugus Covid19 Provinsi Jawa Timur.

Beliau menyatakan dengan sebutan DESI yang artinya :

1. Disiplin melaksanakan protokol  kesehatan.

2. Edukasi, menjadi masyarakat yang bisa memberi contoh dan arahan. Misalnya mencegah kerumunan, menghindari masuk restoran yang penuh orang, termasuk super market.

3. Sanksi, menerapkan sanksi yang melanggar protokol kesehatan misalnya tidak memakai  masker.

4. Isolasi, lakukan isolasi mandiri atau ke rumah sakit jika merasa terpapar atau pernah kontak dengan penderita  Covid 19

(Muza)

Editor: Tim Jurnalistik.

Madrasah, 18 Sepember 2020. Sejak pagi bapak ibu guru dan karyawan MTsN 7 Kediri bersiap menuju lapangan. Ibu-ibu melakukan senam, sedangkan bapak-bapak badminton di aula madrasah.

Beberapa Minggu ini kegitan tersebut menjadi rutin. Menurut Iwan Ka.Tu. MTsN 7 Kediri selaku koordinator badminton. Badminton itu bukan untuk bersiap menghadapi pertandingan. Tapi hanya untuk mencari keringat, rilek dan main-main saja. Yang penting tetap bugar. 

Abid Darmawan berpasangan dengan Tamiran nampak bersemangat, bahkan berkali-kali berteriak karena smasnya out dari lapangan. Namun, tak menyurutkan langkahnya untuk mengalahkan Yudianto dan Maghfur.

Pertandingan permainan itu semakin seru, karena beberapa jam setelah permainan, datang ibu-ibu yang ikut bermain.  Mereka tak mau kalah. Meski sejak pagi mereka menguras energi karena melakukan senam. Mereka sepertinya tak lelah. Smas-smas Junaidah tak mampu dikembalikan lawannya. Wanita itu benar-benar banyak menyimpan energi. 

Badminton ini telah berkali-kali terjadi pergantian pemain. Ada yang satu shet minta ganti. 

 Sri Ambarwati berpasangan dengan Rumilah berhasil mengalahkan pasangan Sefti dan Retno. Rupanya Ambar punya bakat yang terpendam, smas-smas yang diarahkan ke Sefti tak bisa dikembalikan. Mungkin karena Septi memakai rok itu, hingga langkahnya tak leluasa. 

"Ini tidak orisinil," katanya sambil memegang pundak kanannya. Perempuan berkaca mata itu ternyata punya alasan lain,  ia pernah mengalami kecelakaan beberapa tahun yang lalu.

Jum'at Minggu depan, kita lanjutkan. Kata Iwan Fahrudin sambil meminum air mineral dengan keringat bercucuran. (MQ)

Editor; Tim Jurnalistik


Kementerian Agama Kabupaten Kediri, pagi ini dalam acara apel pagi tanggal 16 Agustus 2020 terjadi sesuatu yang tidak terduga oleh peserta apel, pasalnya  diwarnai pelantikan pejabat atau kepala madrasah sebanyak 10 orang di antara:

1. Syahrul Munir kepala MAN 5 kediri

2. Murwono kepala MAN 2 kediri

3. Suryono kepala MAN 1 kediri

4. Slamet Hariyanto kepala MAN 4 kediri

5. Moh Maksun kepala MAN 3 kediri

6. Fikhrutul Azizah kepala MTsN 1 kediri

7. Siti Umi Hanik kepala MTsN 8 Kediri

8. Abdullah Rosyaad kepala MTsN 2 Kediri

9. Angsori kepala MTsN 4 Kediri

10. Sunarto kepala MTsN 9 kediri.

Dalam sambutan kepala kantor Dr. H. Zuhri, S. Ag, M.Si, mengatakan, Di masa pandemi covid 19 tidak seperti biasanya, tidak ada tasyakuran, namun diharapkan tidak mengurangi rasa hormat pada semua peserta apel. Ucapan terima kasih kepada kamad yang baru dilantik baik baru menjabat atau kamad lama di tempat tugas baru, segala tugas dan tata persuratan segera diselesaikan oleh kamad baru sebagai kewenangan tugasnya. Segera berkoordinasi dengan lingkungan dan masyatakat setempat, lintas sektoral. Yang harus di pahami harus ada kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungannya dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.

Jika ada hal-hal yang belum terselesaikan segera ada diselesaikan secara persuasif dengan sebaik-baiknya.

Akan diadakan  audit kenerja sebelum serah terima jabatan. Terakhir bagi kepala madrasah harus memahami regulasi dan PMA yang ada sebagai dasar melakdanakam tugas. (muza7)

Editor: Maghfur

 


Selasa, 15 September 2020. Maghfur Qumaidi salah satu guru MTsN 7 Kediri, mengadakan kegiatan bimbingan belajar. Bimbingan ini diadakan pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi yang akan mengikuti lomba BKKBN, menulis cerita, dan juga bimbingan belajar menulis karya ilmiah.

Dinda Aulya Zuli Astari siswi dari kelas 8I mengikuti bimbingan ini karena ditunjuk oleh madrasah untuk mengikuti lomba BKKBN. Cewek berjilbab oranye tersebut mengikuti bimbingan ini supaya makalah yang dibuatnya segera terselesaikan dan dapat  mengumpulkan makalah ke pihak perlombaan dengan cepat. 

Selain itu, Isna Ariefatul Muhimmah, siswi dari kelas 8B itu mengikuti bimbingan belajar menulis ilmiah sebab ingin memiliki pengalaman penelitian ilmiah. 

Maghfur mengatakan, bahwa bimbingan ini diadakan supaya para peserta memiliki kesiapan dalam berlomba.

Penulis: Rah-8D

Editor: Zar-Din 8i

 


   Minggu, 13 September 2020. Muslimat Nahdhatul Ulama mengadak cuman kombinasi se-kecamatan Kepung. Yang dilaksanakan hari ini pukul 09.30 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Dan bertempat di dusun Pleringan- desa Krenceng. Kombinasi ini diikuti oleh para Muslimat NU dari berbagai ranting. Namun, juga banyak IPPNU yang mengikuti kombinasi ini dikarenakan, mereka juga nantinya akan menjadi Muslimat NU.

   Dalam acara tersebut, seluruh peserta kombinasi wajib memakai masker dan bila perlu menggunakan handsanitazer. Dan pada saat peserta sampai di tempat acara tersebut, mereka harus mencuci tangan terlebih dahulu. Tempat cuci tangan tersebut juga  disediakan oleh para panitia acara tersebut.

   Karena para peserta kombinasi tersebut berasal dari berbagai ranting (desa) yang berbeda-beda dan jauh, mereka pasti membawa sebuah kendaraan. Jadi, para panitia dan  BANSER juga telah menyiapkan tempat parkir khusus untuk para ibu Muslimat yang menjadi peserta kombinasi tersebut. Namun, dikarenakan peserta yang mengikuti kombinasi sangat lah banyak, para BANSER pun menggunakan halaman rumah warga yang dekat dengan tempat acara tersebut sebagai tempat parkir.



   Dalam kegiatan tersebut juga terdapat sebuah acara yaitu menyantuni anak yatim. Ada beberapa panitia yang telah menyiapkan sebuah kotak sebagai tempat untuk dana para ibu Muslimat. Dan kotak itu di isi oleh para ibu Muslimat dengan sejumlah uang yang akan disantunkan kepada anak yatim. Setelah itu sumbangan akan dihitung seluruh dana yang telah disumbangkan oleh para ibu Muslimat.  Jumlah dana tersebut senilai Rp. 980.000,00

   Setelah seluruh acara selesai, semua peserta kombinasi yang terdiri dari beberapa ranting tersebut diperolehkan untuk langsung kembali ke rumah masing-masing. 

Penulis: Han-8d

Editor: Zar-8i




   
   Sabtu, 12 September 2020. MTsN 7 Kediri menjadi tuan rumah dalam rangka pelaksanaan acara peluncuran website www.komnasdikkediri. Acara ini dilaksanakan bertempat di ruang kelas 9A MTsN 7 Kediri. Acara ini dimulai dari pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB. Hari ini merupakan workshop pertama yang dilaksanakan. Dan dari 2 hari yang telah direncanakan.  Pelaksanaan workshop daring penulisan karya tulis peluncuran website ini di datangi oleh bapak Kepala Kemenag kab. Kediri yang bernama Dr. Zuhri, S.Ag., M.Si. Serta dosen dari Universitas Malang yaitu Muhammad Yasin , S.Kom., M.Kom. Dan dengan pembawa acara yaitu Erika Dwijayani.

   

   Dikarenakan adanya virus Corona yang telah mewabah di Indonesia, maka semua orang yang sedang melaksanakan kegiatan di luar rumah diwajibkan mengikuti protokol kesehatan. Termasuk para tamu pada acara tersebut. Yaitu dengan memakai masker, jaga jarak minimal 1 meter, dan mencuci tangan. Dan para tamu juga akan disemprot dengan cairan desinfektan yang sudah disediakan sebelum memasuki ruangan yang akan digunakan untuk acara tersebut. Semua ini dilaksanakan untuk mencegah pertambahan kasus pasien positif virus Corona.



   
   Ketua Komnasdik Mohammad Yasin, S.Kom, M.Kom menyampaikan bahwa workshop diprediksi hanya diikuti kurang dari 100 peserta dan hanya diikuti oleh beberapa kabupaten atau kota di Jawa Timur. Namun tak disangka, jumlah peserta malah meledak bahkan lebih dari 150 orang yang berasal dari daerah Jawa Barat. Ketua komnasdik pun juga mengucapkan terimakasih kepada kepala Kemenag Kab. Kediri, Kepala sekolah MTsN 7 Kediri, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.



   Acara selanjutnya adalah Penyerahan Piagam Hukum Moderasi Keberagamaan Indonesia jilid 4 kepada kepala Kemenag Kab. Kediri. Dan diikuti dengan acara selanjutnya yaitu peluncuran konsep dan pemotongan tumpeng. Kemudian di lanjutkan dengan penutupan dan bacaan hamdalah.       



  Workshop ini dibuka oleh Kepala Kemenag Kab. Kediri, Dr. Zuhri , S.Ag., M.Si. yaitu orang yang memberikan materi utama . Yang bertajuk, "Kebijakan Kemenag Kab. Kediri Tentang Gerakan Literasi Sekolah di Lingkungan Kemenag Kab. Kediri". Beliau menyampaikan bahwa guru harus pandai dan bisa menginspirasi murid-murid nya dan karya guru harus bisa dibaca oleh muridnya . Workshop ini diadakan secara daring, ini juga dalam rangka mematuhi protokol kesehatan. Hal itu untuk menghindari penyebaran Covid-19. 

   Dan pemateri ke-2 adalah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, yang diwakili oleh kepala seksi (kasih) SMK, Sidik Purnomo, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa ada 3 kecakapan abad 21 yang harus dibelajarkan dan dikuasai oleh anak didik , yaitu kecakapan Literasi, keterampilan berpikir tingkat tingg , dan karakter. Untuk mengembangkan Literasi di sekolah dapat melalui 3 tahap, yaitu tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Namun dapat dilakukan dengan memanfaatkan semua bagian sekolah sebagai media Literasi.

  Kegiatan workshop ini akan dilanjutkan pada tanggal 13 September mendatang dengan narasumber Dr. Nur Miftahul Fuad, S.Pd, M.Pd. kasih SMP Dinas Pendidikan Kab. Kediri dan M. Maghfur Qumaidi, S.Pd, S.Sos, M.Si. Ketua Ikatan Pendidikan Penulis Jawa Timur (My). 

   Kepala Kemenag kab. Kediri memgatakan bahwa "untuk itu dengan adanya wabjek yang dimiliki oleh komnasdik ini yang berada di seketariatnya sementara di MTsN Kandangan. Ini mudah-mudahan dapat menjadi manfaat."

Penulis: (Zar-8I, Nad-7C, Vin-7C, Isy-7B)

Editor: Han 8D



Di tengah pandemi ini MTsN 7 Kediri yang beralamatkan jln.Kebonsari Kencong Kec.Kepung tidak menyurutkan semangat para guru dan karyawan serta staf untuk selalu melaksanakan agenda yang telah diprogramkan diantaranya Bimtek tentang keprofesian dan juga kegiatan refreshing dalam bentuk senam.



Hari ini Jum'at merupakan kegiatan kedua dilaksanakan senam bersama di halaman tengah diantara keindahan dan kerindangan pepohonan di sekeliling MTsN 7 Kediri, keluarga besar Madrasah kususnya para ibu-ibu sangat antusias menjalaninya yang dilaksanakan tiap seminggu sekali.dalam kegiatan ini serentak dan kompak mulai pukul 07.30 - 08.30 Wib dengan instruktur dari luar.melalui koordinator Junaidah yang biasa dipanggil Yuna dengan keringat bercucuran menyampaikan sedikit tentang kegiatan ini, dalam obrolannya mengatakan bahwa senam ini selain untuk kesehatan dan kebugaran tubuh juga bisa menambah imunitas apalagi disaat Pandemi Corona ini.lebih lanjut juga Tri Lestari salah satu guru bidang Matematika menyampaikan jika ada masyarakat dari luar yang ingin mengikuti kegiatan senam tersebut bisa langsung menuju Madrasah dengan tetap memperhatikan Protocol Kesehatan, pungkasnya.(MZS)

Editor: Tim Jurnalistik

 


Pada tanggal 08 September 2020  desa Mlancu nampak beberapa pedagang berbaris rapi didepan rumah salah satu warga desa Mlancu. Ramai para warga mengunjungi tempat tersebut. Ternyata terdapat sebuah kegiatan yang tidak biasa terjadi, yang dikenal oleh para warga Mlancu dengan sebutan  pasar kaget. 





Pasar kaget itu di mulai dari pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Di sana terdapat banyak permainan anak-anak dan para pedagang, seperti pedagang makanan, perabot rumah tangga, buku dan lainnya. Semua anak-anak terlihat senang dengan adanya pasar kaget. Semua anak-anak bermain dan bergembira sampai pasar itu terlihat sepi. 


Meski keadaan dalam pandemi Corona semua para pedagang maupun pengunjung wajib memakai masker jika hendak mengunjungi tempat ini. Agar pandemi ini cepat berlalu dan kasus Covid-19 tidak bertambah lagi.

Penulis: Yol-7j

Editor: Zar-8i



 


Pada tanggal 05 september di desa Semanding mengadakan Wisuda Khotmil Al-Qur'an Yan'bua yang ke-4. Acara tersebut dilaksanakan pukul 18.00 WIB sampai selesai, pada hari itu acara yang dimulai pertama kali adalah di kirab. Pada wisuda itu terdapat 15 peserta wisuda. Diantara 15 anak itu terdapat 3 anak laki laki dan 11 anak perempuan. Ketika sudah menaiki panggung ada beberapa acara, diantara lain adalah: membaca surah, perkenalan, membaca tahlil, dan juga membaca doa khotaman Al-Qur'an yanbua. Setelah acara tersebut selesai peserta diperbolehkan  untuk menuruni panggung. Acara selanjutnya adalah prosesi sungkeman, pembagian syahadah, dan yang terakhir adalah pengumuman bintang syahadah. Waktu yang telah di  tunggu oleh semua peserta akhirnya pun tiba yaitu pengumuman bintang syahadah. Bintang Syahadah diperoleh Nova Nur Afifah . Setelah pengumuman bintang syahadah adalah tausiyah. Pada Wisuda Khotaman Al- Qur'an Yan'bua  didatangi oleh Mbah Yai dari kota Malang dan juga para santrinya.

Penulis: Nova

Editor: zar-8i

 


Senin, 07 September 2020

Hari ini PAC Muslimat NU Kasembon bidang ekonomi bersama disperindag mengadakan bansos untuk anak yatim piatu dan du'afa. Acara ini dilaksanakan di Desa Bayem yang  berlangsung mulai dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.

Pada acara tersebut disperindak di ketuai oleh Ibu Hj. Anis Zaidah Sanusi sebagaimana beliau adalah Ibu Bupati Kab. Malang. Saat Ibu bupati datang  langsung menuju ke pos 1 yaitu dirumah Kepala Desa Bayem di kampung Ratu disitu bupati tersebut melakukan morning tea dan breakfast. 



Setelah selesai Hj. Anis Zaidah Sanusi selaku menjadi bupati kabupaten Malang langsung menuju ke pos 2 yaitu di lapangan Bayem untuk peresmian pembukaan dan pemotongan pita bazar Muslimat NU dan GOW se kecamatan Kasembon, di lanjutkan senam pencegahan Covid-19, Setelah acara peresmian bazar dan pengumuman pemenang bazar selesai bupati itu segera menuju ke pos 3 yaitu di Rafting untuk melakukan penyerahan santunan bagi anak yatim dan du'afa. Setelah dari Rafting Ibu Bupati di dampingi oleh para panitia untuk hadir di pos 3 yaitu di dusun Sumbersuko untuk melakukan peninjauan P2L dan pembagian masker. Setelah dari Dusun Sumbersuko Hj. Anis Zaidah Sanusi langsung menuju ke RSI Madinah ke Rumah bapak MWCNU Kasembon, yaitu dr. Taufiqurrohman disitu melaksanakan acara makan siang dan peninjauan taman bunga dan penutup

Penulis: Isy-7b

Editor: Zar-8i

 Taman Kanak-kanak Darma Wanita 2 desa Asmorobangun Kecamatan Puncu memperingati hari kemerdekaan RI atau yang biasa disebut dengan istilah lomba Agustusan. Kegiatan tersebut  dilaksanakan pada tanggal 04 September 2020. Meskipun melaksanakan kegiatan tersebut tidak tepat pada hari-hari biasa untuk merayakan hari kemerdekaan RI tahun lalu akan tetapi semua masih bersyukur karena sudah dapat melaksanakan kegiatan ini dengan gembira. 

      Peserta yang diperbolehkan hanyalah para murid dari taman kanak-kanak tersebut. Ada 2 macam perlombaan yaitu lomba balap kelereng dan lomba makan kerupuk. Kegiatan lomba dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB. Lomba balap kelereng tidak seperti lomba balap kelereng tahun lalu, melainkan dimana kelereng akan di pegang diatas sendok dan membawanya ke garis finish. Bukan lagi menggigit sendok yang diatasnya terdapat sebuah kelereng yang akan dibawa ke garis finish. 

      Kegiatan perlombaan ini dilaksanakan di halaman sekolah. Meski demikian semua peserta yang datang wajib mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menggunakan hansanitazer. Sebelum memasuki area perlombaan semua akan disemprot dengan desinfektan terlebih dahulu. Jadwal lomba pun dibagi menjadi 3 hari yaitu pada hari Kamis, 03 September 2020 perlombaan untuk kelas A sebanyak 2 kelas. Pada hari Jum'at, 04 September 2020 perlombaan untuk kelas B sebanyak 2 kelas. Pada hari Sabtu, 05 September 2020 kelas A sebanyak 2 kelas dan kelas B sebanyak 2 kelas. 

Penulis: Zar-8I

Editor: Vai-8b





Jumat, 4 September 2020 

Data Pasien Positif Virus Covid 19 Periode 4 September 2020

• Pasien Dalam Perawatan 

  - 45.524 orang

• Pasien Sembuh 

  -134.181 orang  (+ 2.126 orang)

• Pasien Meninggal Dunia 

  - 7.832 orang (+ 82 orang)

Berdasarkan data di atas, bisa disimpulkan, bahwa penyebaran virus covid 19 ini tak kunjung mereda, melainkan malah semakin bertambah. Kasus virus Corona ini makin hari semakin memakan banyak korban. Untuk itu, kita harus tetap selalu waspada. Suka tidak sukanya kita terhadap pandemi ini, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena, sampai saat ini virus Corona masih ada.

Untuk itu, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap mencuci tangan secara rutin, tetap #dirumahaja, keluar rumah jika ada kepentingan, dan walau pun harus keluar rumah kita wajib memakai masker dan harus jaga jarak. Meskipun saat ini sudah di terapkan Sistem NEW NORMAL, kita harus tetap selalu waspada jika berada di luar rumah rumah dan berbaur dengan banyak orang.

Penulis: Nad-7C

Editor: Han-8D

 


Jum'at, 04 September 2020.Ds.Krenceng Dsn.Krenceng mengadakan senam sehat di depan rumah warga pada pukul 16.00 WIB-17.00 WIB. Para ibu-ibu dan anak- anak senantiasa mengikuti senam sehat dengan semangat . Kegiatan ini dilakukan supaya tubuh menjadi fit dan sehat jasmani. Acara ini dilakukan hanya selama 20 menit, istirahat selama 10 menit.

Setelah istirahat, semua melakukan senam yang kedua dengan durasi yang sama .Senam kali  ini dilakukan dengan jogetan serta senam santai. Pada senam kedua ini para peserta senam sangat menikmati nya dengan iringan irama musik yang meriah. Kegiatan senam ini biasa dilakukan 1 minggu sekali pada hari Jum'at. Peserta rata-rata yaitu para ibu-ibu rumah tangga.

Penulis: Vin-7C

Editor: Zar-8I

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget