David warren, Si jenius penemu black box pesawat

Oleh: Putri Chakiki

Kotak hitam atau black box menjadi benda yang paling dicari ketika ada insiden kecelakaan pesawat terbang. Tak seperti namanya, kotak ini nyatanya berwarna oranye terang yang mampu merekam seluruh pembicaraan yang terjadi antara pilot dan pemandu lalu lintas udara.

Kotak yang selalu dicari ketika terjadi sebuah tragedi kecelakaan ini dapat menginformasikan semua kegiatan pesawat termasuk tekanan udara hingga kondisi cuaca selama penerbangan. Sebagian besar, penyebab kecelakaan pesawat terbang dapat diketahui melalui black box.


Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi umumnya untuk melihat  perekam data penerbangan FDR (flight data recorder) dan perekam suara kokpit CVR (cockpit voice recorder) dalam pesawat terbang.

Dibalik peranan pentingnya dalam sebuah penerbangan, sebagian orang tidak mengetahui sosok dibalik penemuan kotak hitam tersebut. Penemu black box merupakan laki-laki asal Australia bernama David Warren.



Warren lahir pada 1925 di Groote Eylandt, sebuah pulau di lepas pantai utara Australia. Pada 1950 an, Warren bekerja untuk Aeronautical Research Laboratories di Melbourne.

Kecelakaan pesawat yang terjadi terhadap ayahnya pada 1934 membuat Warren berkeinginan menciptakan perekam data penerbangan.

pesawat yang ditumpangi ayah David tiba-tiba hilang. Pesawat bernama Miss Hobart tersebut hilang jejak di daerah antara Launceston dan Melbourne.

Penerbangan Sipil Australia melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut ditetapkan sebagai kecelakaan pesawat pertama di Australia. Semua penumpang dinyatakan tidak selamat.

Sebelum berpisah, David sempat dihadiahi seperangkat radio kristal oleh ayahnya. Hadiah itu menjadi awal kecintaannya pada dunia sains, yang pada kemudian hari membawanya menjadi penemu alat yang menyelamatkan banyak nyawa.

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget