Pengajian Sabtu Pagi: berkumpul Bersama Keluarga di Surganya Allah

 

15 Juli 2024, MTsN 7 Kediri melaksanakan Pengajian Sabtu Pagi di halaman depan Madrasah. Kegiatan rutin Ini merupakan salah satu agenda akhir  pembelajaran di semester genap tahun pelajaran 2023/2024 sebelum penerimaan raport di tanggal 21 Juni 2023.


Harapannya membentuk Ekosistem madrasah  yang kondusif. untuk membentuk kemintraan pelibatan wali siswa dalam proses pembelajaran siswa berikut salah satu alasan dilaksanakan  Pengajian Sabtu Pagi rutin. Penyampaian ketua program agama Azmil Amin bahwa secara bergantian wali siswa mengikuti kegiatan pengajian sabtu pagi yang diselenggarakan di setiap bulan.

Mulai wali siswa dari kelas 9 di bulan April, berikutnya kelas 8 di bulan Mei, dan dilanjutkan wali siswa kelas 7. Di minggu ke- 3 Juni 2024 akhir semester genap ini mengundang wali siswa kelas 7.


Kegiatan Pengajian Sabtu Pagi kali ini Tim Humas dan Program Pendidikan Agama Madrasah Mengundang KH. Chaudil ’Ulum. Beliau pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Bendo Pare Kediri.

Pengajian yang kurang lebih berdurasai 45 ini dirangkaian acara dari awal sampai akhir siswa dilibatkan mulai dari MC, melantunkan ayat suci, dan yang memimpin tahlil pun juga siswa.

Dari sekian pertemuan yang telah berlalu. Tim penyelenggara acara memberikan nuansa berbeda di pengajian sabtu pagi ini. Jarum jam menujukkan pukul 06.30 wib. Acara dibuka oleh MC Asya Almas Aulya Aly menyampaikan rangkaian acara. Logat medok terdengar, ya inilah yang berbeda dari pertemuan sebelumnya. Asya panggilan akrabnya siswa kelas 8B membacakannya dengan logat Bahasa Jawa yang cukup fasih bahwa rangkaian kegiatan sepindah pembukaan, Kaping kalih pemaosan ayat suci Alquran, Nomer tigo pemaosan tahlil sesarengan, lajeng pagelaran grup rebana Ar Raudhah, lajeng mauidhoh Khasanan saha donga.

         Di Pengajian Sabtu Pagi juga sebagai media mengembangkan kemampuan siswa dibidang ekstrakulikuler pidato, tilawatil quran, dan rebana / banjari secara rutin siswa berkesempatan partisipasi unjuk bakat di depan wali siswa. Selain itu juga pembiasaan dan pendalaman agama membaca tahlil pada kesempatan ini oleh Ahmad Muhammad Abdurrahmat.

Dari lantunan ayat alquran Surah Ali 'Imran Ayat 150 yang di awal dibaca oleh Dzicru Zidan Alqusayyang, yang artinya  Namun, (hanya) Allahlah pelindungmu dan Dia penolong yang terbaik. Jangan kamu ikuti saran orang-orang kafir, tetapi ikutilah aturan Allah, karena hanya Allah-lah pelindungmu, dan Dia penolong yang terbaik.

 

Kegiatan ini bentuk pelibatan wali siswa kemitraan madrasah. Kerjasama antara satuan pendidikan dan masyarakat yang membangun eksositem Pendidikan. Sebagai salah satu usaha membentuk karakater dan budaya yang prioritas pada peserta didik, mulai dari keluarga. Keluarga unit masyarakat terkecil namun otoriter pengaruh pada keberhasilan peserta didik. Inilah dampak yang diharapkan pada kegiatan tersebut.

Pada acara mauidhoh hasanah dawuhipun  KH. Chaudil ‘Ulum bahwa kenikmatan surga yang selama ini penuh dengan penggambaran yang nikmat-nikmat adanya bidadari dan tercapainya semua keinginan kita. Penjelasan beliau, namun kita tidak akan merasakan nikmatnya surga tanpa orang-orang yang terdekat selama kita hidup di dunia. Mereka orang-orang yang kita sayangi. Akan ada 3 pertanyaan disampaikan kepada kita ungkap beliau. Orang akan ditanyakan kepada kita saat pertama melangkahkan di firdaus adalah orang tua kita, kedua pasangan hidup dan ketiganya yang ikut ditanyakan tentang awladun.

 

Pengasuh Pondok Darul Hikam Bendo Pare Kediri dari seluruh penyampaian menggaris bawahi untuk memperbaiki niat kita apabila beribadah selain untuk kita juga kita niatkan untuk keluarga kita, agar kelak dapat berkumpul lagi di Jannah Allah.

Kegiatan yang berakhir di pukul 08.00 WIB. Selain bertujuan meningkatkan ketakwaan seluruh warga MTsN 7 Kediri, Pengajian Sabtu Pagi merupakan upaya mewujudkan keberhasilan karakter peserta didik. Inilah harapan membangun kemitraan MTsN 7 Kediri dengan wali siswa.

 


Post a Comment

Previous Post Next Post