January 2021


Oleh: putri chakiki


Mengatur waktu dimasa sekarang ini memang gampang-gampang susah. Untuk  kita yang sekarang masih stay at home pasti sudah mengalaminya. Dalam sekejap hari sudah sore tapi merasa belum mengerjakan apa-apa, tugas sekolah juga belum dikerjakan. Karena terlalu sibuk memainkan handphone sehingga tidak mengerjakan tugas yang diberikan dari guru.

Dalam satu hari terdapat 24 jam. Kita bisa melakukan berbagai macam aktivitas dengan benar dan tepat dalam 24 jam. Hanya saja tidak semua orang bisa produktif menggunakan waktu mereka.

Waktu tidak dapat diputar kembali karena waktu terus berjalan. Kita bisa mengatur waktu dengan benar dan tepat. Bagaimana caranya? Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa membuat list kegiatan yang perlu kita kerjakan. Kita juga perlu membuat target apa saja yang harus kita selesaikan hari ini, dan yang utama adalah disiplin.

Kondisikan Seperti di Sekolah 

Kondisikan suasana belajar seperti disekolah . Tegas terhadap diri sendiri. Untuk belajar, kita bisa pilih waktu yang tepat serta tempat yang nyaman. Sehingga kamu bisa mengerjakan segalanya dengan baik. Usahakan kamu tetap bagun pagi dan mandi pagi. Karena jika tidak mandi akan mempengaruhi mood kamu untuk belajar

Jaga Manajemen Waktu

Atur waktu belajar dengan teratur. Kerjakan dengan fokus tugas yang diberikan oleh guru.

Bagi orang-orang yang belum terbiasa belajar mandiri, biasanya akan mengerjakan tugas-tugas sekolah  di saat-saat terakhir waktu yang ditetapkan. Oleh sebab itu, membiasakan diri untuk belajar dan mengerjakan tugas di awal waktu adalah keterampilan yang mesti ditanamkan kepada kita yang melakukan pembelajaran secara daring. 

Penting bagi siswa untuk berusaha fokus dan konsisten selama waktu belajar yang ditetapkan. Hindari segala macam gangguan. Jika memungkinkan, sediakan ruang khusus untuk belajar dan menjauhkan diri dari gangguan dalam belajar.

Diskusi

Belajar di rumah itu perlu diskusi agar mendapatkan apa yang dicari. Diskusi bersama teman dan keluarga sangat penting untuk mengatasi kejenuhan dan rasa bosan dalam belajar.

Waktu adalah Emas. Tetapi waktu yang telah hilang tidak bisa digantikan dengan emas. Bijaklah dalam menggunakan waktu.

Editor: Isna Ariefatul Muhimah

Oleh: Putri Chakiki

Kotak hitam atau black box menjadi benda yang paling dicari ketika ada insiden kecelakaan pesawat terbang. Tak seperti namanya, kotak ini nyatanya berwarna oranye terang yang mampu merekam seluruh pembicaraan yang terjadi antara pilot dan pemandu lalu lintas udara.

Kotak yang selalu dicari ketika terjadi sebuah tragedi kecelakaan ini dapat menginformasikan semua kegiatan pesawat termasuk tekanan udara hingga kondisi cuaca selama penerbangan. Sebagian besar, penyebab kecelakaan pesawat terbang dapat diketahui melalui black box.


Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi umumnya untuk melihat  perekam data penerbangan FDR (flight data recorder) dan perekam suara kokpit CVR (cockpit voice recorder) dalam pesawat terbang.

Dibalik peranan pentingnya dalam sebuah penerbangan, sebagian orang tidak mengetahui sosok dibalik penemuan kotak hitam tersebut. Penemu black box merupakan laki-laki asal Australia bernama David Warren.



Warren lahir pada 1925 di Groote Eylandt, sebuah pulau di lepas pantai utara Australia. Pada 1950 an, Warren bekerja untuk Aeronautical Research Laboratories di Melbourne.

Kecelakaan pesawat yang terjadi terhadap ayahnya pada 1934 membuat Warren berkeinginan menciptakan perekam data penerbangan.

pesawat yang ditumpangi ayah David tiba-tiba hilang. Pesawat bernama Miss Hobart tersebut hilang jejak di daerah antara Launceston dan Melbourne.

Penerbangan Sipil Australia melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut ditetapkan sebagai kecelakaan pesawat pertama di Australia. Semua penumpang dinyatakan tidak selamat.

Sebelum berpisah, David sempat dihadiahi seperangkat radio kristal oleh ayahnya. Hadiah itu menjadi awal kecintaannya pada dunia sains, yang pada kemudian hari membawanya menjadi penemu alat yang menyelamatkan banyak nyawa.

 

Minggu, 17 Januari 2021 MediaGuru mengadakan webinar yang ke XXVIII. Webinar kali ini bertemakan Lunching Majalah Literasi Indonesia dan Grup Facebook Media Guru Indonesia. Webinar dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom  yang diikuti 159 peserta dan youtube dengan 119 peserta. Webinar berlangsung pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Acara dibuka oleh Syaiful Rahman yang merupakan Redaktur Majalah Literasi Indonesia sebagai MC webinar pagi ini dan dilanjutkan oleh Mohammad Ihsan selaku CEO MediaGuru dengan memaparkan materi tentang Launching Majalah Literasi Indonesia dan Grup Facebook Baru.

Isi dari materi tersebut menyatakan terdapat 50 penulis yang lulus tantangan 365 hari gurusiana. Disamping itu, terdapat 1498 orang yang berhasil mendapatkan piagam biru. 1077 orang dengan piaham perak. 854 orang dengan piagam emas. 379 orang dengan piagam platinum. Dan 176 orang dengan piagam diamon.

Selain itu, CEO MediaGuru juga memaparkan bahwa Media Guru membuat dua grup facebook, yaitu  grup terbuka (umum) dan tertutup (khusus untuk para anggota media guru).

Grup terbuka:

- Terbuka untuk akun personal bukan lembaga

- Mulai 17 Januari 2021

Grup tertutup:

- Identitas asli

- Punya kartu anggota mediaguru

- Mulai 24 Januari 2021

- Memiliki beberapa aturan yang harus dipatuhi 

Selain itu, dalam webinar kali ini juga mengundang 2 narasumber yaitu:

1. Eko Prasetyo, Pemred MediaGuru

Memaparkan materi yang berjudul News Aggregator dan cerdas bermedia. News Aggregator sendiri merupakan pusat perhatian di dunia jurnalistik. News Aggregator adalah aplikasi pengumpul berita yang dalam dunia jurnalistik biasa disebut pencaplok berita.

Contoh news aggregator:

       -       Line today, aplikasi yang diciptakan Line

       -       Judul yang bombastis tanpa memperhatikan 5W1H

Tantangan media massa:

        -      Mengubah pola pikir konsumsi informasi di masyarakat

        -      kemajuan teknologi membuat orang ingin mendapatkan informasi secara gratis

Apa yang harus dilakukan:

        -      membuat regulasi agar media massa terproteksi

        -      media juga harus membuktikan daya jangkau dan kredibilitasnya kemasyarakat lebih baik

Disela acara seusai pemaparan materi oleh Pemred MediaGuru, MC yang akrab disapa Mas Kacong itu memberikan kuis untuk 3 pemenang yang berhadiahkan beasiswa pelatihan menulis majalah literasi angkatan ke V yang diadakan oleh MediaGuru. 

Setelah sesi kuis, acara disambung dengan pemaparan materi oleh nara sumber kedua, yaitu:

2. Abdur Rohman, Redpel MediaGuru

Pemateri satu ini lebih akrab disapa Om Roy. Beliau memaparkan materi yang berjudul Media New Normal.

Media yang masih bertahan:

1. Majalah politik

- Memiliki pembaca yang fantastic

- Bertahan hidup dengan iklan

- Inovasi digitalisasi

Media yang mencoba bertahan:

1. Majalah umum

- Mempertahankan konten

Media yang harus bertahan:

1. Majalah literasi

- Segmen komunitas penulis

Selepas pemaparan materi dari Om Roy, Mas Kacong kembali memberikan kuis untuk 3 pemenang dengan hadia yang sama. Selanjutnya dibuka forum tanya jawab yang di tujukan kepada kedua narasumber dan CEO MediaGuru.

Dalam webinar ini, siswa MTsN 7 Kediri pun antusias mengikuti webinar. Tujuannya selain mendapat tugas untuk meliput berita, agar bisa memperoleh relasi dan ilmu yang bermanfaat serta motivasi untuk terus belajar berkarya.

Reporter: Putri Chakiki

Editor     : Isna Ariefatul Muhimah

 


Sabtu, 9/01/2021. Komisi Nasional Pendidikan melaksanakan rapat kerja penyusunan pengurus dan program kerja tahun 2021/2022. Rapat tersebut bertempat di MTsN 7 Kediri, dan dihadiri oleh pengurus lama dan baru. Muksin Zeni selaku pembawa acara membacakan susunan acara dalam rapat tesebut, dan sekaligus membuka rapat.



"Saya ucapkan terima kasih karena Komnasdik memberikan kepercayaan tempat di MTsN 7 Kediri, ujar Zainuddin, kepala selaku kepala MTsN 7 Kediri. Selain itu dia mengapresiasi tentang keberadaan Komnas yang berkiprah dalam memecahkan persoalan pendidikan terutama dalam meningkatkan mutu."



Dalam sambutannya ketua komnasdik Muhamad Yasin mengatakan bahwa komnasdik dibentuk berdasarkan SK KEMENPAN-RB, dan ditindaklanjuti hingga tingkat kabupaten dan kota. Dosen Universitas Negeri Malang itu juga menyatakan bahwa Komnasdik lebih berorientasi pada pengembangan kualitas baik lembaga, guru, maupun siswa. Namun demikian tidak menutup kemungkinan untuk membantu dalam meningkatkan kesejahteraan guru. "Terkait dengan itu, tentu kita butuh meneliti baik dari sisi masalah, regulasi, dan lain-lain, agar keberadaan Komnasdik ini bukan hanya sekedar sebagai pengoreksi. Namun, juga menawarkan sebuah solusi. Dan solusi itu sendiri juga tidak bersifat kontradiktif, yang justru menimbulkan persoalan baru."

 Dalam kegiatan rapat itu telah disusun pengurus baru, yang diisi dari berbagai kalangan, baik birokrat, praktisi, dan akademisi, serta tokoh masyarakat yang ingin mengabdikan diri untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Penulis : Muhammad Zainuddin

Editor : Tim Jurnalistik



Kamis, 07 Januari 2021 dihari yang cerah ini, semangat Adiwiyata Mandiri. Mobil Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri tiba-tiba memasuki halaman MTsN 7 Kediri pada pukul 11.30 WIB. Muhammad Zainuddin selaku kepala madrasah pun langsung menyambut para tamu. Dinas lingkungan hidup sangat peduli dan perhatian terhadap MTsN 7 kediri yang telah mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional. 



Dinas Lingkungan Hidup memberikan beberapa bibit buah-buahan seperti Jambu Kristal, Alpukat, Mangga dan Klengkeng Diamond River, yang lebih membanggakan adalah DLH juga memberi kami motivasi berupa tabung pengolah limbah atau sampah, alat pembuat biopori, penutup lubang biopori dan juga tempat sampah. Motivasi ini memperkuat kami untuk tetap mempertahan gelar kami sebagai madrasah Adiwiyata yang peduli terhadap lingkungan dan madrasah sehat anti sampah plastik serta bersiap-siap menuju Madrasah Adiwiyata Mandiri. Terima kasih Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri.


Penulis: Muza

Editor: Zar-Din 8i


Oleh: putri chakiki


  Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang. Cita-cita adalah mimpi, mimpi adalah kunci yang akan menentukan mau jadi apa kita nanti di masa depan. bagi sebagian orang cita-cita,impian,itu  dapat memotivasi dirinya sehingga sikap perilaku dan segala aktivitas yang dilakukan diusahakan demi mencapai cita cita nya suatu hari nanti.

  Cita cita setiap orang mungin berubah ubah dari SD, SMP dan SMA termasuk juga kiki, cita-cita kiki dulu waktu masih SD ingin jadi polisi kemudian berubah lagi waktu masuk MTs ingin menjadi seniman karna kiki suka mengambar,memiliki cita-cita dalam hidup amatlah penting. 

  Melalui cita-cita tersebut, kita memiliki gambaran mengenai kehidupan masa depan yang ingin dijalani.

Cita-cita itu memberikan sebuah gambaran tentang perwujudan akan seperti apa masa depan kita. Karena itulah kita akan bergerak untuk mewujudkannya. Selain itu, cita-cita juga mendorong kita melakukan sesuatu yang ingin dicapai. Dengan kata lain, cita-cita menjadi motivasi untuk selalu berjalan ke depan. Kita memiliki cita-cita berarti kita memiliki gairah dan motivasi dalam hidup.


  Memiliki cita-cita juga melatih daya juang dan fokus seseorang.  jika mengharapkan dan begitu menginginkan sesuatu, maka kita tentu akan berusaha meraihnya.   

Memiliki cita-cita membuat kita fokus dan menumbuhkan daya juang untuk menggapainya. Setiap orang tentunya memiliki harapan tersendiri dalam menjalani kehidupan.

  Melalui harapan bisa membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan memiliki harapan seseorang menjadi bangkit dalam menjalani proses kehidupan. Karena harapan bisa menumbuhkan kekuatan besar dan bisa menggerakkan seseorang untuk bangkit mewujudkan cita-cita. Namun, hal tersebut perlu diimbangi dengan kapasitas diri dan kondisi.

Kata-kata harapan dapat menjadi motivasi seseorang dalam berusaha. Dengan kata-kata yang akan selalu terngiang-ngiang di telinga, tentunya menjadikan kamu lebih bersemangat dan fokus dalam menggapai harapan.


Editor:Oktiana Fitria Candra Vinata



     Kediri, Selasa 05/Januari/2021. Nampak beberapa mahasiswa dari IAIN Kediri dan juga IAIFA berdatangan ke MTsN 7 Kediri untuk melaksanakan acara program magang. Acara ini dilaksanakan mulai dari pukul 09.00 WIB-10.00 WIB. Acara pembukaan di mulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia yaitu "Indonesia Raya". Dilanjutkan dengan sambutan yang dibacakan oleh mahasiswa peserta magang dari IAIN Kediri dan mahasiswa dari IAIFA KEDIRI. Setelah sambutan dibacakan perwakilan dari para mahasiswa  membacakan murrotal Al Qur'an.


      DPS dari IAIN dan IAIFA memberikan sambutan dan berterimakasih karena telah untuk Kepsek, Waka, kepala TU. 

Disambung dengan sambutan DPS dari IAIN. Bahwa hanya 34 peserta yang mengikuti program magang ditahun ini, dan berharap agar seluruh peserta program magang dapat belajar untuk mengajar di MTsN 7 Kediri. 


     Lalu sambutan dari DPS tadi dibalas dengan baik oleh Kepsek MTsN 7 Kediri diawali dengan puji syukur dan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada MTsN 7 Kediri. Setalah itu memperkenalkan Waka yaitu Mukhsin Zeni, Abdul Kholiq dan Sri Ambarwati.


Setelah perkenalan pada guru-guru MTsN 7 Kediri, Muhammad Zainuddin selaku kepsek MTsN 7 Kediri memberitahukan program literasi MTSN 7,  memperkenalkan gelar MTsN 7 sebagai madrasah anti sampah plastik atau biasa disebut Adiwiyata, menghebuskan program keagamaan sebagai madrasah wasatiyah.


Setelah itu acara yang terakhir yaitu 

pembacaan surat Al Fatihah dan pembacaan doa yang dibacakan oleh salah satu perwakilan dari mahasiswa, penyampaian sambutan dari waka untuk mahasiswa dan pembagian guru pamong untuk mapel dan memberitahukan adab dan tata cara di MTsN 7 Kediri. 

Penulis: Eky-9C

Editor: Zar-8i


 Minggu, 3 Januari 2021 PPPSU (Perkumpulan Pendidik Penulis Sumatera Utara) mengadakan webinar literasi yang bertemakan Rahasia Menulis 50 Judul Buku Sebelum Usia 50 Tahun. Webinar dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pukul 09.00 WIB yang diikuti 58  Peserta.


Webinar diisi oleh Sri Rahayu dan Sri Indrianti Kusuma selaku MC pada webinar kali ini. Selanjutnya webinar dibuka oleh Hasim Purba. Dalam webinar tersebut mengundang 2 narasumber, yaitu

1. Hasim Purba

2. Wiwik Puspitari

Wiwik Puspitasari merupakan seorang Pendongeng Nasional, selain menjadi Pendongeng Nasional ia merupakan penulis 112 buku tunggal. Beliau memaparkan jika mendapat ide amati, catat, setelah itu padukan dengan pengetahuan.

Setelah para narasumber memberikan materinya, host memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bertanya. Pertanyaan itu nantinya akan dijawab oleh kedua narasumber.


Di akhir acara setelah sesi tanya jawab kini giliran sesi kuis berhadiah dan pembagian link absensi. Acara ini berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Reporter : Isna Ariefatul Muhimah - Putri Chakiki

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget