August 2020


 

Kehadiran saka kalpataru yang merupakan saka baru dalam kepramukaan bersama saka Wanabhakti di MTsN 7 Kediri, dalam rangka giat ke-Saka-an pada hari Kamis, 27 Agustus 2020. Mereka melaksanakan tugas dari Kamabugus  Bapak Nanang dari dinas lingkungan hidup dan pembina Adiwiyata di kabupaten Kediri. Pramuka Saka Kalpataru dan Wanabhakti di MTsN 7 Kediri sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional melakukan kegiatan berupa pengolahan sampah, di antaranya menggunakan biopori, pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair dan pengolahan limbah plastik menjadi Ecobrik. Kedatangan meraka di sambut tim scuod pramuka MTsN 7 Kediri sebagai tuan rumah mempersiapkan diri dan lingkungan untuk kelancaran kegiatan saka Kalpataru dan Wanabhakti. 



Menurut Bapak Nanang Hidayatullah selaku kamabigus dan pembina Saka Kak Juani dan Kak Mahmud kegiatan ini digunakan untuk lomba dan promosi saka baru yang berdurasi 3 menit untuk pembuatan video, mulai cara membuat biopori, pupuk cair dan ecobrik dikemas se indah mungkin untuk menghasilkan film atau vidio yang bagus. 



Kepala MTsN 7 Kediri, menyampaikan terima kasih karena sudah di percaya untuk pembuatan film pendek dari saka kalpataru dan wanabhakti. (Muza).

Editor: Tim Jurnalistik


Krenceng, 21 Agustus 2020. TPQ HAYAATUL ISLAM mengadakan lomba untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75th ini. Lomba tersebut berlangsung pada pagi hari pukul 08.00 WIB, siang hari pukul 13.00 WIB, malam hari pukul 19.30 WIB. Acaranya berlangsung dengan lancar. 

Untuk jenis lomba yang diadakan antara lain,lomba makan kerupuk, bola contong, balap karung, balap karung GP, masukan paku, kelereng, sogok balon, kaligrafi, melengkapi lafadz, estafet air, makan roti.


Lomba selesai pukul 22.00 WIB. Sebelum selesai lomba ustadz/ustadzah menawarkan pada santriwan dan santriwati untuk pembagian hadiah, diberikan malam ini atau besok, di sore hari. Santri wan dan Santri wati menjawab untuk pembagian hadiah dibagikan malam ini.


Setelah selesai pembagian hadiah ustadz/ ustadzah segera pulang dan tidak mampir ke rumah teman- temannya. Selesai perlombaan dan pembagian hadiah dilaksanakan pada pukul 22.00 WIB.

Akhirnya santriwan dan santriwati pulang dengan keadaan ngantuk, lelah, dan rasa senang setelah mengikuti berbagai lomba tersebut.

Penulis: Vina

Editor: zar-8i

 

Kasembon, 23/08/2020 IPNU.IPNU Kecamatan Kasembon mengadakan outbound dalam rangka memperingati tahun baru Hijriyah 1442. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan HK Kasembon.  Di mulai dari pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Acara tersebut di hadiri oleh para rekan  rekanita dari anak ranting Kepuharjo, Gajah Rejo, Bulung, Druju dan masih banyak lagi. Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Amin selaku instruktur di acara outbound tahun ini . Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai macam permainan dari PAC IPNU IPPNU seperti, paku botol dan bola sembunyi.

Pada akhir kegiatan outbound tersebut di isi dengan makan bersama dan pengumuman lomba baca puisi online. Setelah itu kegiatan tersebut di akhiri dengan bacaan do'a.


Penulis: isy

Editor: zar-8i


Selasa, 18 Agustus 2020

Kami Tim literasi MTsN 7 Kediri bersama pengurus IGMPL Jatim dan Kab. Kediri berangkat ke kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Keberangkatan kami atas perintah ketua Umum IGMPL Jatim untuk bertemu Bapak Dr Trianto, Kasi kelembagaan bidang Penma Kemenag Jatim, H. Syaikhu yang sedang sakit. Berangkatlah kami M. Zainudin, M. Maghfur Qumaidi, Muksin Zeni Supraba, dan M. Ali Ashar untuk bertemu Kang Anto panggilan akrab beliau di medsos.  

Kami sampai di PTSP kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur  pada pukul 10.00 WIB, untuk minta ijin bertemu dengan Bapak Dr Trianto dengan memasukkan Surat Surat Perjalanan Dinas di front office. 

Semua Pejabat bidang Penma sedang dinas luar, kami menunggu sampai shalat Zuhur di masjid Al Ikhlas Kanwil Kemenag jatim. 

Kang Anto hadir, Alhamdulillah, beliau langsung menemui kami di teras masjid pukul 13.00 WIB, lega rasanya. 

Bincang-bincang santai dengan Kang Anto yang ramah humoris dan kaya ilmu.  Sesuai pesan ketua umum kami menanyakan perihal kelengkapan administrasi IGMPL yang dimintakan pengesahan Bapak Ka Kanwil, kesibukan  Ka Kanwil yang padat luar biasa  hingga belum tersentuh berkas administrasi IGMPL membuat kami harus tetap bersabar dan semangat. Sedikit kecewa di raut wajah kami terpantau oleh Kang Anto, segera beliau dengan guyon humorisnya mengalihkan kami dalam suasana canda.

Ilmu penting,  Kang Anto memberikan wejangan ilmu-ilmu penting kepada kami, selain semangat literasi, gerakan literasi madrasah IGMPL sesuai AD ART-nya dipersilahkan mewujudkannya, kita yang membuat maka kita juga yang harus mewujudkannya. Mau di buat target 2 tahun, 4 tahun dipersilahkan, kita yang membuat  AD ART kita juga yang harus bertanggung jawab. Sebelum mendapat pengesahan Ka Kanwil dipersilahkan pengurus IGMPL tingkat kab/ Ko untuk bergerak jika memerlukan panduan Literasi  (Gelem) ada di Buku Geramm. 

Riset dan MYRes juga beliau sampaikan, sebenarnya kekuatannya ada diliterasinya, penelitian sederhana dengan pengelolaan literasi yang bagus akan menjadi karya tulis ilmiah yang bagus pula.

Tidak terasa alarm di HP penulis penunjuk waktu cek out Absensi Online MTsN 7 kediri berarti sudah pukul 14.30 WIB kami pun segera mengisi form laporan kinerja melalui absensi secara onlin. Setelah itu kami mohon undur diri pamit kepada bapak Kasi kelembagaan untuk kembali ke Kediri, terima kasih tak terhingga atas segala ilmu yang banyak tak terhingga pula.

Alhamdullilah pukul 17.00 kami sudah sampai Pare, semoga pertemuan kami  dengan Dr. Triantom membawa manfaat untuk program IGMPL dan membawa berkah bagi kita semua. Amin. (Muza)

Editor: Tim Jurnalistik

 Senin,17 Agustus 2020. MTsN 7 Kediri mengucapkan DIRGAHAYU INDONESIA KE 75. Karena masih pandemi, HUT RI ke 75 ini tidak bisa dirayakan meriah seperti tahun lalu, namun para warga tetap semangat merayakannya. Sederhana tapi menyenangkan bagi seluruh masyarakat. Tetap ada perlombaan dengan mengikuti protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan lain-lain. 

Walau tidak semeriah tahun kemarin, warga tetap semangat mempersiapkan HUT RI ke 75 walaupun itu lomba kecil-kecillan dengan keluarga masing-masing. Masyarakat sudah merasa senang dan gembira. Ada yang merayakan di rumah, ada juga Yang di lapangan, balai desa dengan mengikuti protokol kesehatan. 

Para warga sangat senang saat menyambut hari kemerdekaan RI, tidak hanya warga yang senang tetapi sorak anak kecil kecil yang bahagia. Semua warga masyarakat dan warga sekolahan mengucapkan DIRGAHAYU INDONESIA KE 75 🇲🇨🇲🇨🇲🇨.

Penulis: Vina 7c

Editor: Din 8i

 


Jumat, 14/12/ 2020. Kemarin, Kamis 13 Agustus 2020, pemgambilan buku kelas IX MTsN 7 Kediri dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB- 11.00 WIB. Pengambilan buku mandiri kelas IX di MTsN 7 Kediri berjalan dengan lancar dan tenang meskipun dibawah panasnya terik matahari. Dalam proses pengambilan buku para siswa diwajibkan untuk memakai perlengkapan perlindungan diri mereka masing-masing, seperti memakai masker dan menggunakan hansanitazer bila punya. Meskipun dalam keramaian dan situasi yang sangat panas, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah.

Saking senangnya bisa keluar rumah, ada beberapa siswa yang tidak mematuhi protokol pandemi dan berkerumun melepas rindu dengan teman temannya. Guru yang menyaksikan murid muridnya tidak segera pulang, langsung menegur dengan sabar.


Akhirnya Para siswa-siswi bisa tetap tertib menjaga jarak dengan cara berbaris untuk mendapatkan buku mereka, sebelum mengambil buku paket miliknya, mereka diwajibkan untuk absen. Dan setelah semua siswa mendapatkan buku mandiri mereka, para siswa langsung pulang tanpa mampir kemana mana. Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.00 WIB dengan lancar. 


"Untungnya buku paket pelajaran kami sudah dibagikan, kalau tidak kami bingung bagaimana harus memahami banyak pelajaran tanpa penjelasan langsung dair guru," ujar Umrotin salah seorang murid kelas IX-B (Kiki)

Editor: Zar 8i - Ive 9b


Pada tanggal 23 Juli - 5 Agustus tepatnya di Kec Pare Kab Kediri mengadakan operasi. " Ada 546 kendaraan hasil operasi. Rata-rata tidak menggunakan spion, mengemudi dalam keadaan mabuk," polisi juga mengamankan sebanyak 35 unit kendaraan roda dua. Operasi patuh Semeru 2020 ini di adakan mulai tanggal 23 Juli - 5 Agustus 2020. 

Polisi juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker kepada para pengemudi yang tidak memakai masker. Sekarang masyarakat sudah rumayan banyak yang mematuhi tata tertib lalu lintas. Sekarang masyarakat sudah menggunakan helm, memasang spion, dan membawa surat surat yang berhubungan dengan kendaraan, dan tidak lupa memakai masker. (Nur)

Editor: Tim Jurnalistik



Kamis, 14 Agustus 2020, kemarin siswa-siswa

kelas 9 datang ke MTsN 7 Kediri untuk mengambil buku mandiri. Buku tersebut dibagikan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai selesai. Pembagian buku di laksanakan tepatnya di depan kelas 9F. 


Mereka mangambil buku tersebut untuk belajar dirumah. Sebelumnya para wali kelas juga sudah memberikan informasi untuk acara pembagian buku ini, dan tak lupa agar cepat pulang setelah mengambil buku karena adanya covid-19 dan demi keselamatan masing-masing. Namun, karena anak kelas 9 banyak yang nakal-nakal dan  mereka berkerumun di masjid belakang sekolahan untuk berfoto-foto bersama teman. Para siswa-siswi banyak yang tidak berjaga jarak karena dengan asyiknya mereka bertemu teman-teman nya kembali.  Akhirnya mereka didatangi salah satu guru yang pada saat itu di halaman belakang sekolah yaitu Abdul Kholik dan tak sengaja melihat para muridnya berkerumun dan akhirnya Abdul Kholik selaku menjadi guru di MTsN 7 Kediri menghimbau para murid agar segera pulang dan tidak berkerumun. Setelah dihimbau oleh Abdul Kholik semua siswa-siswi bubar dengan sendirinya untuk pulang ke rumah masing masing sambil membawa buku yang telah mereka ambil. (Nur)

Editor: Zar

 

Rabu, 12 Agustus 2020. Rofi’ Nuril 'Aisy nama lengkapnya, namun 'Aisy adalah nama sapaan gadis cantik ini. Ia lahir di kota Malang, tepatnya pada tanggal 7 November 2007.

    Anak dari pasangan suami-istri bapak Imam Sopi' i dan ibu Sriyatun Vera Anggraeni dan adik dari Rofi Nursholihaha ini memiliki cita-cita yang sangat bagus lo, yaitu ingin menjadi guru dan juga fotografer. Keren bukan, kita doakan semoga cita-citanya bisa terwujud ya nantinya, aminn..

   Nah, 'Aisy juga memiliki hobi menggambar loh. Kira-kira, ia suka menggambar apa ya? Yang pasti, gambarannya pasti bagus banget. Selain itu, ternyata ia juga memiliki hobi bernyanyi loh. Wah, kira-kira suaranya bagus nggak ya? Yang pastinya enek didengerin ya.

   Dan ternyata, ia beralamat di Dsn. Kepuharjo Ds. Kasembon Kec. Kasembon Kab. Malang. Ia adalah seorang alumni dari MI Miftahul Fata loh. 

   Ia memiliki banyak sekali teman ternyata. Menurut orang-orang dan teman-temannya, ia itu tipe anak yang ramah dan mudah bergaul loh. Waww, dia hebat banget ya. Namun menurut dia sendiri, dia adalah tipe orang yang pemarah dan ceroboh. Kenapa ya ia bisa berpikir kalau dia mudah marah dan ceroboh? Padahal menurut orang-orang ia adalah anak ramah dan mudah bergaul. Mungkin, itu karena setiap orang menilai dirinya berbeda-beda ya.

Penulis: Han 8D


Kasembon, Rabu 12 Agustus 2020. Pagi ini Kampung Ratu Desa Bayem mengadakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat dalam rangka menggelorakan Gerakan Jawa Timur Bermasker. Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.30 WIB.


Para panitia tampak sibuk menyiapkan acara. Acara ini dihadiri oleh Polres Batu, Kapolsek Kasembon, Danramil Kasembon, ketua bhayangkari, ketua IGRA, Kepala Desa dan masih banyak lagi. Setiap orang yang melewati jalan tersebut akan diberhentikan dan diberi masker. Tidak hanya diberikan kepada pengguna jalan saja, masker-masker tersebut juga di bagikan kepada warga yang rumahnya ada di sekitar kampung ratu.

Acaranya berjalan dengan lancar. Setelah acara selesai, para panitia segera membereskan barang barang yang dibawanya tadi, seperti kardus, plastik, dan lain-lain.  (Isy 7b)

Editor: Din 8i


Pada suatu hari. Aku menemukan kucing yang sangat lucu. Aku pun  membawa nya pulang ke rumah. Ku beri mama si Belang, aku sering memiliki kucing. Tetapi kucing-kucing ku banyak yang pergi   pergi dan meninggalkan rumahnya. 

       Si Belang memiliki bulu yang sangat cantik dan lembut. Ekornya sangat panjang dan melambai-lambai jika Belang berjalan. Aku sangat heran, kenapa dia suka sekali bermain dengan benda yang berbentuk bulat, seperti kelereng.  Ketika aku sedang belajar Belang selalu saja memainkan kelerengnya di belakangku.

     Aku sangat menyayanginya.  Yang membuatku menyayangi Belang karena, si Belang tidak pernah buang kotorannya di dalam rumahku. Jika Belang meminta makan, Belang akan mengeluskan kepalanya ke kakiku. Aku sangat senang memiliki si Belang. Oleh karena itulah aku sangat menyayanginya. (Reva)

Editor: Zarit



 Oktiana Fitria Candra Vinata, Fiana panggilan akrab dari gadis lembut berwajah imut ini. Tak disangka dibalik imutnya wajah Fiana, dia sangat menyukai makanan dan tentu saja memasak. Setiap ada waktu luang dia tidka akan tinggal diam dan mulai mengolah bahan bahan yang ada di lemari pendingin. Seringkali dimarahi ibu karena menghabiskan bahan manakan, dan kadang membuat nya gosong. Kata Fiana


Senyum lembutnya memancarkan sifat kalem yang dia miliki. Gadis lulusan SDN 3 Krenceng ini juga sedikit ceroboh. Fiana pernah mempermalukan dirinya saat tersandung ditengah kerumunan. "Sakitnya tidak seberapa, tapi malunya masih membekas," ujarnya terkekeh

Gadis kelahiran 18 Oktober 2007 ini sering terciduk begadang di tengah malam dan tidur di pagi hari saat jam pelajaran sekolah. Hobinya selfie bahkan ada sekitar 20 foto dengan gaya dan pose yang sama.

Selalu berusaha yang terbaik, jangan mudah menyerah serta lakukan hal hal baru yang positif untuk menambah pengalaman dan wawasan. Pesan nya diakhir wawancara

Penulis : Ive 9b

 


Kepuharjo, Selasa, 11 Agustus 2020. Sore ini TPQ Sabbilil Muttaqin Kepuharjo mengadakan kegiatan rutin, yaitu mengaji. Kegiatan ini dilakukan setiap hari pukul 15:00 dan berakhir pada pukul 17:00 WIB. 

30 menit setelah adzan maghrib berkumandang, acara kedua yang diadakan di dusun Sukorharjo tepatnya di kediaman Surati yaitu tahlilan yang dihadiri oleh para ibu-ibu Jam'iyah. Acara ini diadakan rutin setiap hari Selasa malam Rabu, dan dihadiri sekitar 55 orang. Biasanya, acara ini diadakan pada pukul 18:30 sampai pukul 20:00 WIB. 

Setelah diadakannya tahlil, para anggota yang hadir berfoto bersama untuk di setorkan ke PAC Muslimat Kasembon. Nantinya foto-foto itu akan di masukkan ke kalender. Para ibu-ibu ini agak crewet saat difoto karena tempatnya sangat sempit. Alhasil foto pun jadi tidak maksimal.

Penulis: Isy 7b

Editor: Din 8i


Waktu pagi hari tepat tanggal 10-Agustus- 2020. Saya menunggu hasil  tes jurnalistik MTsN 7 Kediri. Saya sangat deg-deg an dan tidak sabar menunggu hasilnya, selama saya menunggu, saya juga berdo'a semoga saya dapat masuk di tim jurnalistik MTsN 7 Kediri. Setelah itu hati saya yang sedang berdebar menghilang begitu saja setelah saya melihat hasil tes jurnalistik MTsN 7 Kediri. Akhirnya saya lolos tes jurnalistik MTsN 7 Kediri. Saya sangat senang dan bersyukur karena saya bisa lolos dari seleksi ini, orang tua saya pun sangat senang mendengar kalau saya telah lolos tes jurnalistik MTsN 7 Kediri, dan Alhamdulillah nya saya mendapat peringkat ke 3 saya sangat bersyukur atas kehendak Allah SWT. Dan saya juga ingin berterima kasih kepada kakak-kakak tim jurnalistik MTsN 7 Kediri yang telah mengajari saya dan teman-teman semua mulai dari nol sampai menjadi baik dan juga  menjadi suatu tim satu persatuan.

Sekian dari saya Aina Saidatul Ulya mengucapkan "terimakasih".

Editor: Zarit

 

Senin,10/08/20 adalah hari di mana pengumuman hasil Tes Jurnalistik di MTsN 7 Kediri secara online. Hati ku berdebar-debar menunggu hasilnya dan tak lupa ku berdoa agar dapat masuk di Tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri. Sudah lama menunggu bersamaan dengan suara hati yang berdenyut kencang.


Akhir nya pengumuman pun di umumkan, awalnya saya takut jika tidak lulus dalam seleksi Tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri ini. Perlahan debaran hati seketika berhenti setelah saya melihat pengumuman hasil Tes Jurnalistik itu dengan mata saya sendiri.

Saya pun sangat senang saat membaca pengumuman tersebut, karena saya lolos. Kesekian kalinya tidak lupa saya mengucapkan Alhamdulillah sebagai rasa syukur karena sudah bisa bergabung menjadi Tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri. Saya mendapat peringkat ke 9 bersyukur banget dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada orang tua saya, kakak-kakak panitia MTsN 7 Kediri. Berkat kalian saya bisa digaris depan ini dan semoga dapat membawa nama baik MTsN 7 Kediri. Amin ya rabbal Alamin..

Penulis: Yola 7J


Editor: (Ela 8a - Din 8i)

 S

pagi tadi saya menunggu hasil tes jurnalistik. Saya benar-benar deg deg an, saya takut kalau saya nanti tidak lolos dari tes jurnalistik. 

Setelah membaca hasil pengumuman seleksi, alhamdulillah saya lolos dari tes jurnalistik. Saya sangat bersyukur sekali, karena berhasil lolos. Saya akan lebih bersemangat mengikuti ekstrakulikuler ini. Meskipun mendapatkan urutan ke 7 saya tetap bersyukur. 

Kamis 6 Juni 2020, ketika saya mendengar tahap selanjutnya wawancara di zoom saya sempat pesimis, tapi kata ibu harus optimis tidak boleh pesimis.

Setelah terpilih menjadi tim jurnalistik saya akan aktif di kegiatan ini untuk mengangkat nama baik MTsN 7 Kediri. Terima kasih atas dukungannya dari kedua orang tua, bapak pembina, dan panitia lainnya.


Penulis: Nova 7k

Editor: Din 8i


Senin, 10 Agustus 2020. Hari ini adalah hari di mana akan diumumkannya siapa yang akan lolos seleksi dan menjadi bagian dari tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri. 

Waktu itu, saya menunggu pengumuman hasil tes Jurnalistik dengan sangat deg deg an dan takut tidak diterima menjadi salah satu tim jurnalistik MTsN 7 Kediri. Awalnya, saya merasa sangat putus asa. Tetapi dengan adanya dukungan dari kakak-kakak pembina, saya menjadi lebih bersemangat dan percaya diri. Saat link pengumuman penerimaan anggota Jurnalistik di bagikan, saya ragu untuk membukanya. Pada waktu itu, link hasil pengumuman dibagikan sebelum adzan sholat ashar. akhirnya ,saya membuka link tersebut dengan diawali membaca basmalah terlebih dahulu. Dan setelah saya membacanya, ternyata saya diterima menjadi salah satu tim Jurnalistik MTsN 7 kediri. saya sangat bersyukur dan bahagia.

   Setelah saya terpilih, saya merasa sangat semangat dan bahagia. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik, dan berusaha mengangkat nama baik madrasah say yang sangat saya cintai. Dan tidak lupa pula saya berterima kasih kepada kakak² pambina,  panitia, dan pak Maghfur Qumaidi dan pak Muksin Zeni selaku pembina tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri  yang telah memilih saya untuk menjadi salah satu dari tim Jurnalistik MTsN 7 Kediri.

Penulis: Isy B'28

Editor: Han D’27



 Krenceng, 10 Agustus 2020. Sedari pagi saya tak sabar menunggu hasil pengumuman dari madrasah yang sudah disiapkan para panitia sejak kemarin malam. Ive selaku ketua panitia mengatakan, "Panitia lagi rapat persiapan pengumuman, ditunggu ya."

Saya grogi dan deg-deg an saat membaca pengumuman yang di bagikan pada sore itu. Kulihat dengan mata terbuka tertutup, jantung saya semakin lama semakin deg-deg an. Ternyata setelah baca beritanya, saya berhasil masuk ke tim jurnalis MTsN 7 Kediri. Saya sangat bersyukur berhasil masuk ke tim jurnalis dengan peringkat ke 8. Aku pun segera memberi tahu orang tuaku, mereka sangat bangga dengan karena dapat menjadi jurnalis. Tidak lupa juga mengucapkan Allhamdulillah ke hadirat Allah SWT. 

Setelah masuk ke tim jurnalis saya menjadi sangat semangat dalam menekuni tugas jurnalis. Dan saya akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk Tim Jurnalis MTsN 7 Kediri.

Supaya selalu mendapat peringkat yang terbaik.Dan saya sangat berterima kasih kepada kakak Pembina,dan para Panitia yang sudah membimbing saya sampai masuk ke tim jurnalis.


Penulis: Vina 7c

Editor: Din 8i


Senin, 10 Agustus 2020. Hari ini adalah hari di mana akan diumumkannya siapa yang akan lolos seleksi dan menjadi bagian dari tim jurnalis MTsN 7 Kediri.


Pastinya deg deg an lah, yang pertama kali aku rasakan. Aku takut jika tidak berhasil lolos seleksi dan tidak bisa masuk menjadi bagian dari tim jurnalis. Aku sangat pasrah di saat itu, yang bisa aku lakukan hanyalah berdo’a dan yakin bisa masuk ke tim jurnalis. Akhirnya saat-saat yang aku tunggu telah tiba, pengumuman telah di bagikan. Dan pertama kali yang aku ucap adalah bismillah. Kemudian aku membaca secara perlahan pengumuman tersebut, dan ternyata aku terpilih menjadi bagian dari tim jurnalis MTsN 7 Kediri. Betapa sangat bersyukurnya aku karena aku telah terpilih menjadi tim jurnalis. Sangat bangga tentunya. Aku sangat bahagia sekali bisa terpilih menjadi bagian dari tim Jurnalis Tak lupa selalu mengucapkan syukur. 

Setelah terpilih, aku jadi lebih semangat lagi untuk menjadi seorang jurnalis. Aku akan selalu berusaha agar bisa mencetak sebuah prestasi yang membanggakan madrasahku tercinta. Dan aku sangat berterima kasih kepada seluruh kakak-kakak pembina, panitia, pak Maghfur Qumaidi dan pak Muksin Zeni sebagai pembina tim jurnalis MTsN 7 Kediri yang telah memilih saya untuk menjadi bagian dari tim jurnalis MTsN 7 Kediri.

Penulis: Nad 7C

Editor: (Han 8D - Din 8i)

 

Madrasah, 10 Agustus 2020. Sejak dua hari yang lalu panitia seleksi jurnalistik MTsN 7 kediri sibuk menyeleksi calon anggota tim jurnalistik MTsN 7 Kediri. Tadi malam merupakan puncak penentuan siapa saja peserta yang dinyatakan lolos. Perdebatan antar anggota tim seleksi tak dapat dihindarkan, bahkan sampai pukul 22.00 WIB mereka masih berdebat tentang siapa yang harus lolos dalam seleksi kali ini.

Iftina mengatakan, "kita ingin mendapat tim yang benar-benar aktif."

Demikian pula menurut Dinda yang sejak awal getol agar tim benar-benar solid dan aktif, "kita tidak boleh kecolongan, mendapati anggota tim pasif, dan tak mau menulis berita." 

Dalam jurnalis ada 4 ujian yang harus dilalui, video rekaman, foto, menulis berita singkat, dan tes wawancara. 

Menurut Eky, dalam menilai gambar ada beberapa kriteria antara lain foto jelas, tidak mengambil dari orang lain, dan aktual dan berhubungan dengan tema yang ditentukan. 

"Untuk tulisan hampir semuanya bagus, karena mengandung 5W dan 1H, jika tulisan mereka dipoles sedikit lagi, maka akan terciptalah tulisan yang sempurna. Namun karena kuota hanya 10 personil, dan 6 cadangan, kita lakukan seleksi ketat," kata Hanum. 

Dalam tes wawancara, panitia ingin mengetahui sejauh mana mereka benar-benar serius dan mempunyai kemauan kuat untuk belajar. Kita tidak ingin menemukan anggota tim yang hanya ingin numpang tenar, tapi benar-benar serius. Kami menginginkan anggota yang selalu aktif, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan. Bukan jurnalis yang sombong dan tinggi hati, ujar Zarit yang didaulat sebagai pewawancara seleksi.

Hala menyampaikan, dalam penentuan tes ada 3 kategori antara lain, lolos seleksi, cadangan, dan tidak diterima. Bagi yang lolos akan langsung bergabung dengan tim baru periode 2020/2021. Untuk yang cadangan, akan dibina, dan bila sudah siap langsung dimasukan menjadi anggota tim. Jadi untuk yang cadangan jangan kecil hati, Anda diterima namun harus tetap satu proses lagi. Semua calon tim jurnalistik sudah hebat, banyak yang sudah bisa menulis artikel. Itulah yang membuat para panitia bingung dan harus menyeleksi lebih dalam lagi. Menentukan siapa yang lolos dan tidak memanglah tidak mudah, akhirnya setelah rapat selama 2 jam, melalui video call whatsapp, panitia pun selesai menentukan siapa yang lolos seleksi. 

"Untuk peserta yang lolos, akan diusulkan untuk dikukuhkan pada Bapak Kepala Madrasah," ujar Ive.

"Sedangkan peserta yang tidak lolos akan direkrut sebagai anggota Tim literasi madrasah," lanjut gadis berkacamata itu. 

Berikut adalah peserta yang mendaftar diri untuk mengikuti seleksi anggota Tim Jurnalis MTsN 7 Kediri:

1. Fitra Alamsyah

2. Sadhlin Ahda Sabila

3. Irgi Hardiansyah

4. Erlinna Yuwanda Putri

5. Debi Novri Ardiansyah

6. Alifia Rahma Fatchun Nafik

7. Chobirun nisak

8. Nova Nur Afifah

9. Nadine Rahima Nasywa Fairuzzah

10. Yola Dwi nastiti

11. Wina Agustin Putri Utari

12. Arga Kevin Rahmatullah

13. Nathania astria keisha pradani

14. Achmad Fany Leon nurdianto

15. Solikhatus Zahro' AlfaToniyah

16. Inayah rahayu istiqomah

17. Erika bilhusna susilowati

18. Barrotul Iqtafia Halwa

19. Divanna Putri Kaila Ningtyas

20. Mohammad Ali Imron

21. Keysha Gais Enggar Siswianton

22. Ray gita putri prameswari

23. Aaliya Inda Afiani

24. Ahmad Shofi Dzakiyyul Fardi

25. Oktiana Fitria Candra Vinata

26. Nabila aura shona

27. Masfufah Muflikhatul Abadiyyah

28. Joko Pramono

29. Annisa Lailly Azzahra

30. Putri chakiki

31. Rofi' nuril 'aisy

32. Yasirul Amri 

33. Denis sulistiowati

34. Galuh Candra Kirana

35. Milda Alia Febriana

36. Putri Nur Fadlilah

37. Dafina Syaharani

38. Nadya Alifatul Maula

39. Alma Husna Mafaza

40. Bintan Maghfiroh

41. Muhammad Fahad Nazaruddin Azhar

42. Vhalosa Egnes Venesia

43. Arina Saidatul Ulya

44. Virgin Mutiara Ulya

45. Khalinda Rizki Amartya

Sedangkan 10 anak yang berhasil lolos seleksi berdasarkan rengking/ peringkat. antara lain: 

1. Alma Husna Mafaza (8B)

2. Galuh Candra Kirana (7H)

3. Arina Sa'idatul Ulya (7E)

4. Rofi' Nuril 'Aisy (7B)

5. Putri Chakiki (7D)

6. Nadine Rahma Nasywa Fairuzziah (7C)

7. Nova Nur Afifah (7K)

8. Oktiana Fitria Candra Vinata (7C)

9. Yola Dwi Nastiti (7J)

10. Joko Pramono (7K) 

6 Peserta yang dinyatakan cadangan antara lain :

1. Erlinna Yuwanda putri (7A)

2. Barrotul Iqtafia Halwa (7G)

3. Citra Rowinawati (7B)

4. Erika Bilhusna Susilowati (7H)

5. Fitra Alamsyah (7B)

6. Reva Azzahra (7K)

"keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat. Tetap semangat." kata ketua Panitia Inftina," pungkasnya sambil mengacungkan dua jarinya, salam literasi.

Penulis : (Din, Han, Zar)

Editor : Ive


Madrasah, 8 Agustus 2020. Pukul 10.15 WIB panitia penerimaan jurnalistik MTsN 7 Kediri melakukan wawancara terhadap calon anggota tim Jurnalis MTsN 7 Kediri. Kegiatan ini langsung disaksikan oleh kepala Madrasah Muhammad Zainuddin, ketua Tim literasi Muksin Zeni, dan pembina jurnalis M. Maghfur Qumaidi.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan test sebelumnya. Ini merupakan test terakhir, yang menjadi penentu diterima atau tidaknya peserta. 

 "Jurnalistik Hebat, luar biasa perdana kegiatan zoom host sudah menguasai acara," kata Zainuddin.

Sejak pagi kegiatan yang digawangi oleh Ive dan Dinda sibuk membagi tugas dan menyiapkan link Zoom untuk melakukan wawancara.

Kegiatan itu tampak seru, selain peserta yang masih malu-malu, terganggu oleh jaringan yang tidak sempurna (putus-putus). Namun tetap sangat bersemangat. 


Peserta yang lolos tahap wawancara ini, merupakan peserta yang berhasil menyisihkan 35 peserta lain. Ujar Iftina. Gadis berkacamata itu juga mengatakan. Peserta yang lolos tahap ini sejumlah 18 siswa.



Peserta Audisi diwawancari oleh Zarit dengan moderator Hala. Nadine adalah peserta yang dipanggil pertama. Dari raut wajahnya nampak pasrah, namun punya motivasi yang tinggi. 

Menurut Ive "para peserta sudah pandai dalam mengolah kata-kata, dan harapannya ketika sudah bergabung dengan tim jurnalist mereka jadi lebih bisa mengembangkan pemikiran mereka sendiri."

Dinda mengatakan "memang sedikit pusing dan kewalahan saat menyiapkan sistem sarana dan prasarana untuk seleksi tahun ini, namun sangat menyenangkan."

Demikian pula Zarit bahwa "kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali aku laksanakan bersama dengan para tim jurnalistik MTsN 7 Kediri. Senang sekali bisa menjadi pewawancara para peserta baru. Meskipun hal ini cukup melelahkan tapi menghasilkan sebuah acara yang sangat berkesan." "Apalagi adik-adik sangat antusias, rasanya capek itu hilang, pungkasnya.

Usai wancara peserta banyak yang bertanya, kapan diumumkan hasil testnya? Hari Senin insyallah tes akan diumumkan, kata Hala, selaku host dalam acara itu. (Ive 9b - zar 8i)

Editor : Din, Jih, Han.

 

MTsN 7 Kediri, Kamis 5 Agustus 2020. Seperti diberitakan kemarin bahwa jurnalist MTsN 7 Kediri melakukan rekruitmen untuk menjadi tim jurnalis.

Hari pertama peserta mengumpulkan video tentang perkenalan. Hingga malam panitia menyeleksi hasil rekamannya. Hasilnya asyik, lucu, dan lugu. Cara berpakaian mereka juga bermacam-macam, mulai hanya pakai kaos hingga memakai seragam barunya. Terus terang panitia kebingungan video yang masuk ke dalam kolom WhatsApp nya bagus-bagus. Sepertinya mereka layak untuk diterima. Namu, kuota terbatas, hingga panitia tetap menyeleksi siapakah yang terbaik.


Hari kedua mengerjakan soal yang kedua dan ketiga. Kami benar-benar kagum terhadap tulisan mereka, benar-benar bagus, padahal mereka belum ikut Diklat literasi, bisa dibayangkan setelah diadakan Diklat pasti akan lebih baik. Namun, di tengah kekaguman panitia, ada salah satu peserta yang melakukan plagiasi. Pada awal tahap administrasi saya sudah memiliki kejanggalan saat membaca tanggapannya di google form, namun tidak menyangka akan ada kasus plagiasi. Sungguh kami terkejut, ucap Ive ketua panitia. Kami juga, ujar Dinda yang sejak awal ikut menyeleksi. Setelah itu kami merundingkan nya dengan pembina kami. Peserta itu tetap diikutkan untuk mengikuti test tahap berikutnya. 


Di tahun ini ternyata tidak sedikit santri pondok yang meminati ekstrakurikuler Jurnalistik MTsN 7 Kediri. Terutama para anak baru masuk kelas 7 ditahun ajaran baru ini. Tingkah lucu malu-malu, masih ragu untuk berbicara dan saling mengobrol membuat para panitia sedikit tertawa. Kami semua panitia selalu menghibur dan saling berkomunikasi agar akrab sesama tim. Dan sampai sekarang semua peserta dan para panitia pun saling berkomunikasi dan bergurau bersama. Ada pula peserta yang belum mengetahui apa itu jurnalis, dengan sabar panitia menjelaskan satu persatu sampai paham betul. Betapa senangnya menulis sebuah karya yang dituliskan sendiri.

Hingga berita ini diturunkan Panitia masih sibuk melakukan seleksi. (Zar 8i - Ive 9B)

Editor : (Dinda 8i )

 

Kab. Kediri (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri Zuhri, Kamis (6/8) bertempat di aula atas Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri membuka kegiatan pembinaan guru Agama Katolik se-Kabupaten Kediri.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kab. Kediri Sujud Winarko dan Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Theodorys Endro Sudjatmiko.


Kepala Kantor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Penyelenggara Bimas Katolik dan pengurus Kegiatan Kerja Guru (KKG) yang dalam situasi covid 19 yang masih menjadi momok menakutkan bagi seluruh bangsa Indonesia bahkan dunia, namun tetap memikirkan upaya mempersiapkan para guru Agama Katolik untuk mampu mendidik anak didiknya dalam situasi pandemi ini. Karena penyebaran dan penularan Covid 19 di Kabupaten Kediri masih tergolong tinggi, dan belum adanya anjuran dari gugus Covid 19 untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara bertatap muka, maka proses belajar mengajar menggunakan daring merupakan alternatif utama agar anak didik tetap mendapatkan pelajaran, walaupu tidak semaksimal dalam situasi normal, ujarnya. Oleh karena itu, beliau menyambut baik  kegiatan pembinaan  yang di gelar dan berharap mengikuti dengan sungguh-sungguh, terutama materi yang akan di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Kediri selaku nara sumber, lanjutnya. Ia juga meminta, agar seluruh Guru Agama Katolik (GAK) menjadi agen-agen covid 19 di lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing, sehingga bersama-sama  menghentikan penyebaran dan penularan covid 19 di Kabupaten Kediri, supaya proses belajar mengajar di Kabupaten Kediri bisa normal Kembali. Di kahir sambutan beliau berharap agar guru tetap semangat dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak didiknya, terutama memperhatikan mereka yang karena faktor kondisi ekonomi keluarga atau tempat tinggal yang jauh dari jangkauan internet, mereka tidak dapat mengikuti pelajaran dengan menggunakan daring.


Sebelumnya, Penyelenggara Katolik dalam laporannya mengatakan, kegiatan pembinaan guru Agama Katolik bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan menuju new normal pandemic covid 19. Adapun seluruh biaya yang di gunakan dalam kegiatan pembinaan merupakan bantuan sosial Penyelenggara Katolik untuk operasional KKG GAK,lapornya, katanya. (Paulo/Syaiful)

Editor: Maghfur




Madrasah, 6 Agustus 2020. Pukul 10.23. MTsN 7 Kediri kedatangan pengawas dari kantor kementerian agama Mch. Bachruddin, M.Pd. Kehadirannya disambut langsung oleh bapak kepala madrasah Muhammad Zainuddin, S.Pd., M.Pd.I. Tujuan pengawas ingin memastikan bahwa KBM Daring benar-benar berjalan. Dalam pernyataanya dia mengharapkan agar guru guru menggunakan pembelajaran tutorial dalam e-learning, bukan hanya sekedar memberikan tugas tugas saja pada siswa. 
Selain itu agar diadakan pemetaan atas kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan e learning.  Perlu juga diprogramkan tindak lanjut atas permasalahan tadi, terutama bagi siswa yang terkendala quota, sinyal,  tidak punya android dan mata pelajaran yang sulit seperti Matematika. 

Bapak pengawas juga menanyakan apakah guru  sudah menyusun RPP satu lembar untuk TP. 2020/2021. Diingatkan pula bagi PNS agar selalu aktif mengisi kegiatan kinerja hariannya pada aplikasi Sieka.  Kedisiplinan dan ketertiban mengisi aplikasi Sieka akan menjadi dasar dalam pencairan Tunjangan Kinerja bagi PNS Kementerian Agama.
Saat ini waktunya untuk mengaktifkan status pendidik pada aplikasi Simpatika. Pengawas dan kepala madrasah belum bisa mengaktifkan Simpatika-nya bila semua guru belum aktif.


MTsN 7 Kediri adalah madrasah literasi,  mari kita manfaatkan  waktu dengan sebaik-baiknya dengan selalu aktif menulis apa saja, nanti insyaallah akan bermanfaat.  Tulisan bisa dicetak ISBN atau tidak ISBN tetap akan bermanfaat, pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala madrasah, dan guru MTsN 7 Kediri. (Eni).
Editor: MQ


Madrasah, 5 Agustus 2020. Tepat pukul 08.00 MTsN 7 Kediri mengadakan kegiatan diseminasi dan evaluasi penggunaan E-learning. Diseminasi  ini merupakan tindak lanjut dari PJJ yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 Juni sampai 21 Juli 2020. Peserta Diklat wajib untuk melaksanakan diseminasi.
Acara tersebut dibuka oleh kepala madrasah Muhammad Zainuddin, S.Pd., M.Pd.I. dalam sambutanya mengatakan, masa pandemi tidak menyurutkan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, melalui BDK diadakan PJJ. Diklat  penyusunan RPP inspiratif harus di tularkan ke semua bapak ibu guru, khususnya MTsN 7 kediri.  Sebelumnya juga  disampaikan untuk tetap mematuhi protokol. 

Untuk Diklat tersebut, madrasah yang berada di jalan Kebonsari itu mengirimkan 4 orang guru. Antara lain Tri Lestari, S.Pd. guru Mapel Matematika, Sahroeni, S.Pd., M.Si. guru Mapel IPS, Siti Muthorikah, S.Pd. guru Mapel IPA, dan Azmil Amin, S.Ag. guru Mapel PAI.


Dalam kesempatan tersebut, Tri Lestari menyampaikan tentang RPP perbaikan atau revisi Kurikulukm 2013 tahun 2017 dan RPP sesuai edaran Mendikbud No. 14 tahun 2019. Dia menguraikan bahwa dalam RPP harus mengintegrasikan 4 komponen yang meliputi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Literasi,  4C (Creative, Critical thingking, Communicative, dan Collaborative), HOTS (Higher Order Thingking Skill)

Pemateri berikutnya Sahroeni. Guru IPS tersebut menyampaikan tentang format RPP sesuai edaran Mendikbud no.14 tahun 2019. Dia mengatakan bahwa RPP yang disusun harus berorientasi pada siswa. RPP meliputi tiga ( 3) komponen pokok yaitu Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, dan Penilaian. Dalam menyusun tujuan pembelajaran memperhatikan rumusan abcd  maksudnya audiens (a), behaviour (b), condition (c), degree (d). Tujuan pembelajaran mengacu pada rumusan Indikator pencapaian kompetensi (IPK),  dan IPK mengacu pada Kompetensi dasar yang tercantum dalam silabus. 

Sebagai pemateri format RPP yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran Siti Muthorika mengatakan bahwa kegiatan pembelajaran meliputi Pendahuluan, kegiatan inti, penutup. Komponen PPK, Literasi , 4C dan HOTS harus di integrasikan ke dalam langkah-lagkah kegiatan pembelajaran .


Sementara itu  Azmil Amin menyampaikan tentang Penilaian pembelajaran  yang meliputi teknik penilaian yaitu penilaian sikap spiritual, penilaian sikap sosial, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh guru MTsN 7 Kediri.

Sebelum acara usai selanjutkan diisi evaluasi pelaksanaan E-learning dengan instruktur Muhammad Syahrizal Firdaus, S.Pd.  Guru TIK itu memaparkan tentang E-learning  diawali login, melakukan absensi, membuat kelas, menggabung siswa, hingga penilaian semester. Acara tersebut berlangsung sampai pukul 12.00.  (Eni)
Editor: MQ.



Kediri,  5 Agustus 2020. Gerakan pramuka Kwarcab  kab.kediri  melaksanakan kegiatan optimalisasi  penyelenggaraan  saka Kalpataru dan pembuatan video untuk menarik minat para pramuka penegak dan pandega untuk turut serta menjadi  anggota saka  Kalpataru di Jawa Timur. Pertemuan dihadiri oleh para pimpinan saka  di wil. Kab.kediri.  


Dinas  lingkungan Hidup Kab. Kediri sebagai Ka Mabi Saka Kalpataru yang di wakili oleh  Nanang pembina Adiwiyata dan Kak Juani  dari MTsN 7 kediri juga salah satu narasumber yang memberikan materi tentang Saka Kalpataru
Suatu kebanggan tersendiri pembentukan saka baru di kwarcab kediri, MTsN 7 Kediri sebagai madrasah Adiwiyata nasional turut mewarnai berpartisipasi dalam Saka tersebut. Harapan dari gerakan pramuka kwarcab kab kediri dapat memberi motivasi kepada sekolah atau madrasah untuk membentuk Saka Kalpataru. (Muza).
Editor: MQ



(Inmas) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Kantor Kementeran Agama Kab. Kediri, Senin(3/8) menggelar kegiatan penyembelihan seekor sapi berbobot 200kg, yang berlangsung di belakang aula serba guna Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri. Daging penyembelihan ini akan dibagikan kepada seluruh ASN, PTT, security, serta masyarakat di sekitar lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.


Turut hadir menyaksikan penyembelihan ini antara lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri Zuhri, Kasubag TU. Musyadad, Kasi Bimas Islam Abd. Kholiq Nawawi serta Kasi Pendma Enim Hartono.
Menurut ketua panitia Abd. Kholiq Nawawi, penyembelihan sapi kali ini, bukan termasuk dalam kategori qurban. Karena sapi yang di sembelih merupakan iuran seluruh ASN  Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri. Mereka ingin turut menyemarakkan idul adha 1441H, dan ingin berbagi dengan sesama, ujarnya. Walaupun bukan termasuk dalam kategori qurban, namun tetap mempunyai nilai-nilai religi, sosial, dan pendidikan. Karena, daging hewan sembelih akan dibagikan kepada sesama yang membutuhkan. Selain itu, daging juga akan dibagi sama rata, tidak memandang pangkat, golongan, dan jabatan, lanjutnya.

Masih menurut Kholiq, penyembelihan hewan bisa masuk dalam kategori qurban, bila seekor kambing disumbangkan satu orang, sedangkan seekor sapi di sumbangkan oleh tujuh orang. Sedangkan bila yang menyumbangkan itu lebih dari 7 orang, maka tidak termasuk dalam kategori hewan qurban, tegasnya. (Paulo/Syaiful)
Editor: Maghfur
 



Selasa, 04 Agustus 2020, kemarin pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai panitia Jurnalistik MTsN 7 Kediri memulai persiapan dengan menyebarkan sebuah link untuk mendaftar menjadi anggota jurnalist di MTsN 7 Kediri. Panitia pun sudah dipilih dan diseleksi oleh para pembina. Ada 9 anggota tim yang menjadi  panitia yang bertugas mengarahkan anggota baru. sekitar 20 peserta yang telah mendaftar di pendaftaran jurnalist MTsN 7 Kediri angkatan baru.
   
Kewalahan menghadapi para peserta yang sangat bersemangat, para panitia saling bertukar informasi dan pengalaman di malam harinya. Serta mulai menumbuhkan rasa akrab dengan para peserta seleksi jurnalis angkatan ke-2

 Tak sedikit pula  kendala-kendala yang telah dialami oleh panitia dan beberapa peserta, seperti hilangnya sinyal di daerah nya, paket kuota yang terbatas, dan lainnya.  Sempat juga ada yang mendaftarkan diri namun, dirinya belum terdaftar pada kolom pendaftaran. Setelah pendaftaran berlangsung, semua siswa-siswi akan langsung dimasukkan ke group yang digunakan untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang tes seleksi selanjutnya, dan tentunya juga untuk berkenalan antara satu sama lainnya.

(Zarit 8i - Ive 9b)
Editor: Tim Jurnalistik

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget