March 2020

*Protokol covid-19, penyemprotan desinfektan MTsN 7 Kediri*

Senin, 30 Maret 2020, tim madrasah sehat mengadakan penyemprotan diseluruh ruang kelas, ruang guru, kantor dan semua ruang sebagai tindak lanjut protokol covid-19 untuk mencegah masuk nya virus corona di MTsN 7 Kediri. Menurut nota Bapak kepala Kantor Kemenag Kab. Kediri,  Dr. H. Zuhri, MPdI, bahwa tanggal 1 April 2020 semua guru karyawan dipersilahkan melaksanakan tugas di satker masing-masing, walaupun masih menunggu juga instruksi dari pemerintah daerah setempat, namun persiapan pencegahan tetap kita laksanakan.
Dengan berbekal materi dari dinas kesehatan dalam pembuatan desinfektan yang kita ramu sendiri untuk menghasilkan dedinfektan yang efektif efisien dalam pencegahan masuknya virus corona ke MTsN 7 Kediri. Penyemprotan di mulai dari pukul 07.30 WIB sampai pukul 10.00 WIB di 3 buah alat semprot dipandu oleh waka Humas, Abdul Kholik selaku ketua tim covid-19 dan waka Sarpras, Sodik sebagai koordinator lapangan sekaligus petugas semprot bergerak bersama seluruh ruang diupayakan steril, dinding, pintu, gazebo, kantin, mushola, tempat tempat duduk di semprot semua, pintu gerbang dan tidak ketinggalan ruang kepala madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 11 orang. (Muza)
Editor: Zar-7I

Untuk mencegah penyebaran dan penularan virus Corona, MTsN 7 Kediri melakukan program kegiatan belajar dan mengajar dirumah sejak tanggal 16 Maret sampai 5 April 2020. Saat Siswa-siswi belajar dirumah atau Home Learning, para Siswa juga bisa memanfaatkan situs belajar seperti Wikipedia, Sibejoo, Brainly, dan lain-lain. Selain itu mereka juga dapat menggunakan aplikasi belajar seperti Ruangguru.

Mohammad Zainuddin selaku Kepala Madrasah menyerahkan kegiatan belajar ini kepada guru dan wali kelas masing- masing agar memberikan tugas kepada para siswa-siswi. Zainnudin juga mengatakan bahwa Kendala yang terjadi selama diadakannya program ini adalah masing-masing guru dan siswanya sangatlah berbeda,tidak semua siswa memiliki jaringan internet atau Wifi di rumahnya, dan komunikasi dengan orang tua juga harus terbangun dengan baik sehingga pengiriman materi pelajaran bisa tersampaikan dg baik pula.

Selain itu, Sri Ambarwati selaku Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum juga mengatakan bahwa kendala yang terjadi selama kegiatan belajar mengajar dirumah adalah :
1. Anak-anak harus belajar mandiri sehingga belum optimal.
2. Anak-anak belum mampu mengoperasikan fitur-fitur pembelajaran dari situs belajar.
3. Anak-anak terkendala dengan pembelian pulsa atau kuota untuk dapat mengoperasikan situs belajar pemerintah.
4. Tidak adanya fasilitas yang memadai di tiap rumah sehingga pembelajaran daring kurang efisien.

"Dengan adanya program ini, Diharapkan bisa menambah kemampuan anak-anak dalam memahami pembelajaran ditengah-tengah keterbatasan ruang dikarenakan virus Corona. Setelah penyebaran virus corona berakhir, Diharapkan anak-anak tetap memanfaatkan Aplikasi atau Situs belajar guna menambah wawasan dan pengetahuan siswa," tambah guru perempuan yang biasanya memakai kacamata hitam tersebut saat diwawancarai oleh Tim Jurnalis menggunakan media online.

M Maghfur Qumaidi, guru IPS Geografi memberikan tugas kepada para Siswa-siswi dengan menyuruh mereka membuat tulisan tentang sejarah kerajaan Kadiri mulai dari berdiri sampai kejayaannya. Ia memberikan tugas tersebut Agar anak-anak tetap ingat, bahwa ini sebenarnya tidak libur. Sekolah tetap masuk, hanya saja belajar di rumah. Kita hanya berganti ruang, artinya guru-guru tetap mengajar murid pun tetap belajar. Harapanya materi IPS tetap tersampaikan dengan baik.
Guru yang beralamatkan Keling, Kepung, Kediri tersebut juga mengatakan "Itu standar tulisan ringan. Namun, mampu mencakup pokok bahasan. Seperti kerajaan Kediri kalau ditulis bisa berjuta-juta kata, tapi dengan 350 kata mereka Seperti merangkum dan ternyata anak-anak antusias hari ini saya menerima kiriman jawaban dari mereka, jawaban mereka bagus. Sumber bacaan pun di sertakan."

"Sebenarnya saya ingin melakukan Vidio Converse menggunakan aplikasi zoom sekitar 30 menit, namun mungkin anak-anak belum siap. Beberapa hari ini saya sudah melakukan. Siang ini pun saya baru saja selesai pertemuan dengan penulis seluruh Indonesia," tambahnya.


Anisa Siskiana Putri, salah satu siswi kelas 7b mengatakan bahwa ia berharap kegiatan belajar mengajar akan kembali seperti biasanya karena selama program belajar mengajar dirumah ia sering menghabiskan waktu bermain hp sehingga lupa tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
" Untuk tugas siswa biasanya walas (wali kelas) yang menginfokan"kata Mukhsin Zeni sebagai salah seorang Waka kesiswaan. (Din7I-Zar7I)

Semenjak ditetapkan protokol covid-19 pada tanggal 16 Maret sampai dengan tanggal 5 April, terasa hampa jika datang ke madrasah. Keriuhan suasana belajar dan senda canda para siswa-siswi ketika istirahat melepas penat dalam kelas tidak terdengar lagi, sepi dan sepi.

Semua siswa belajar di rumah, semua orang lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona yang kini telah menyebar di mana-mana,dan juga merupakan tugas semua masyarakat setelah mendapat instruksi dari Presiden RI berjuang bersama demi kesehatan seluruh masyarakat Indonesia.

Semua siswa-siswi di harapkan tetap menjaga kesehatan, menjaga kebersihan,dan selalu berdoa agar terhindar dari virus corona. Rinduku mulai melanda setelah beberapa hari ini masuk madrasah tidak ada canda bapak ibu guru tidak ada hiruk pikuk siswa, seolah hampa hanya gedung-gedung yang dingin kicau burung sesekali hinggap di pohon nan hijau rindang bak susana hutan yang sepi.

Teruslah belajar dan belajar anak anakku, siswa-siswi MTsN 7 Kediri, tetap semangat untuk meraih cita cita yang tinggi. (Muza)
Editor: Zarit-Dinda 7I

Rabu,18 Maret 2020. Meskipun banyak sekolah diliburkan dan ujian dirumah, anak kelas 9 MTsN 7 Kediri tetap UAMBN-BK disekolah. Ujian hari ketiga kali ini mata pelajaran yang diujikan adalah SKI.

Ujian ini dibagi menjadi tiga sesi, sesi pertama jam 07.00 sampai 09.00, sesi kedua jam 09.30 sampai 11.30, dan sesi terakhir yaitu sesi ketiga jam 12.00 sampai 14.00 WIB.

Sebelum melaksanakan ujian, para Siswa-siswi melaksanakan Apel terlebih dahulu didepan UKS selama 30 menit. Apel tersebut dipimpin oleh Hedi Pramuktiono selaku guru Mata Pelajaran TIK.

Muksin Zeni selaku panitia ujian dan Waka Kesiswaan mengatakan bahwa ujian kali ini berjalan lancar dan tidak ada kendala. Ada 5 ruang yang digunakan untuk ujian agama berbasis komputer ini, yaitu LAB Komputer 1, LAB Komputer 2, kelas 9B ,  kelas 7D, dan 7C. Setiap ruang ditempati sekitar 20 peserta.

Menurut Najwa Shanin Nabila, salah seorang peserta UAMBN dari kelas 9b, ujian SKI ini soalnya lumayan gampang.
Penulis buku Dua Dunia Satu Mata tersebut berkata,"Saya sangat senang karena hari ini adalah UAMBN terakhir. Saya juga berharap agar nilai saya di ujian ini bagus."
(Dinda 7I, Hala 7A dan Bintang 8D)




Rabu, 18 Maret 2020. Pendaftaran Peserta Didik Baru atau PPDB Reguler hari ketiga di MTsN 7 Kediri tepatnya didepan LAB PAI tampak ramai.

Hari ketiga PPDB sudah 300 Siswa yang mendaftar untuk mengikuti pelaksanaan tes. PPDB diadakan sejak hari Senin 16 Maret sampai Jum'at 20 Maret, dari jam 07.30 sampai jam 12.00 WIB.


Sekitar Panitia PPDB tetap menjalankan tugasnya dengan baik meski hari libur akibat Covid-19. Sefti Muvita selaku Panitia PPDB mengatakan bahwa ujian diundur berkaitan dengan instruksi dari pemerintah untuk 14 hari berdiam di rumah. Peserta ujian tes reguler dari tahun ke tahun selalu lebih dari 500 peserta. Maka sangat tidak mungkin tes tetap dilaksanakan sementara ada anjuran untuk menghindari keramaian demi mengurangi resiko penyebaran virus korona.

Guru Seni Budaya tersebut juga berkata "harus tetap waspada di tengah kekhawatiran penyebaran vrus korona dengan selalu memakai masker dan hand sanitizer."

Verlita Siswi dari SDN Manggis 1 mengatakan bahwa sejak kelas 5 sd ia ingin bersekolah di MTsN 7 Kediri karena saudaranya juga bersekolah disini.
(Dinda 7i, Hala 7A, dan Bintang 8D)

Rabu,18 Maret 2020. Evakuasi relawan dari peacecorp di seluruh Indonesia dan dunia dikarenakan Covid 19 menyebabkan Miss Krizhayn Valequeze diharuskan untuk pulang ke Amerika. Kepulangannya yang mendadak ke Amerika membuat seluruh siswa-siswi MTsN 7 Kediri banyak yang sedih.

Relawan dari organisasi Peacecorp tersebut terpaksa pulang dikarenakan virus corona sudah menjangkit warga di Indonesia. Padahal wanita berbadan tinggi tersebut masih 3 bulan mengajar di Madrasah yang penuh prestasi ini. Perempuan yang lahir di negara Filipina tersebut rencananya mengajar di Indonesia selama 2 tahun ke depan.

Diketahui wanita itu akan kembali ke Indonesia disaat Virus Corona di Indonesia sudah berkurang.

Syamsudin selaku guru Bahasa Inggris mengantarkan Miss Kriss berangkat ke Surabaya. Sebelum terbang ke Amerika, ia akan menetap di Surabaya terlebih dahulu selama 3 hari.

Saat akan berangkat, Krizhalyn mengatakan dalam Bahasa Inggris bahwa ia sangat suka dan senang  terhadap MTsN 7 Kediri sekaligus bahagia mendapat kepala sekolah seperti M.Zainuddin.
"Iya.. saya terpaksa pulang ke Amerika dikarenakan ada Virus. Good bye..," tambahnya.

Sebelum berangkat, Tim Jurnalis mengajak Miss Krizhalin dan Kepala Madrasah untuk berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.
(Dinda 7I, Hala 7A dan Bintang 8D)
Editor: Zarit-7I


Senin,16/03/20. Virus corona semakin meningkat dari 21 kasus menjadi 117 pasien. Hingga salah satu menteri perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan telah positif corona. Berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah peningkatan virus corona.
Di indonesia sudah menyiapkan 100 rumah sakit yang siap mengatasi virus corona. Dinyatakan 9 pasien sudah sembuh, dan diperkirakan 7 pasien akan dipulangkan pekan ini. Kemungkinan akan ada bertambahnya pasien karena masih tingginya kontak sosial antara manusia. Pemerintah menghimbau untuk tidak berpegian dahulu, dan mencuci tangan. Dan beberap sekolah telah di liburkan, untuk mengantisipasi peningkatan covid-19. Mulai dari tanggal 16-29 Maret 2020. " semua anak anaku se-jawa timur diseluruh tingkatan, mulai tanggal 16 maret sampai ada ketentuan berikutnya, kecuali yang sedang UN (SMK). Tetaplah semangat mengejar cita cita ditengah wabah covid-19". Pesan dari khofifah indar parawansa Gubernur Jawa Timur. (Far).

Boneka Itu!
Minggu 15/3/2020. Hari itu langit tampak mendung, angin bertiup kencang pertanda hujan akan turun. Tiba-tiba "Jress..." hujan turun sangat lebat. Alita yang saat itu duduk diatas sofa yang empuk sambil dibawanya sebuah boneka yang mungil dan ditemani ayah dan bundanya. Ya Alita nama gadis kecil itu. Besok umurnya akan genap 6 tahun. Ia memiliki boneka yang lucu dan mungil pemberian ayahnya pada waktu kecil dulu. Ia juga suka jalan-jalan, kalau ia kemana-mana ia selalu membawa bonekanya tadi.

Keesokan harinya, Alita sedang berulang tahun. Ia mendapat hadiah tas ransel dari bundanya dan sepasang sepatu dari ayahnya. Siag harinya ia pergi jalan-jalan ke taman bersama kakak sepupunya yang bernama Fika. Seperti biasa ia selalu membawa bonekanya itu ke taman. Taman tersebut terletak di sebrang jalan raya, jadi kalau ia pergi ke taman ia harus menyebrang dahulu. Pada saat lampu berwarna merah mereka mulai menyebrang jalan tadi tapi tanpa Alita sadari boneka yang ia  bawa tadi jatuh dan tertinggal di sebrang jalan. Tapi saat ia mau mengambil bonekanya tiba-tiba "Brukk..." kepalanya pusing dan semuanya mendadak perlahan-lahan tampak gelap.

Tidak lama kemudian Alita bangun dan ia melihat banyak orang-orang menangis termasuk ayah dan bunda. Ia tampak kebingungan, ia mecoba memanggil bunda tetapi bundan seolah-olah tidak mendengar panggilannya, ia pun mencoba memegang tangan bunda tapi apadaya tangannya seoalah-olah tidak bisa memegang tangan bunda tangannya seperti menembus tangan bunda. Ia mencoba memanggil ayah tapi ayahpun tidak mendengar panggilannya. Bundapun menghampiri anak perempuan yang berbaring diatas ranjang, tapi anak itu tubuhnya ditutup oleh kain putih. Bunda sangat sedih bunda menangis, bundapun berkata "Mengapa enkau meninggalkan bunda secepat ini nakk..." Ia makin heran mengapa bunda berkata begitu dan dengan siapa bunda bicara dan sampainya ia sadar bahwa ia sudah ada di alam lain. Ia pun juga sedih karena tidak bisa lagi kumpul bareng bersama ayah dan bunda. Tapi ia bersyukur telah diberi ayah dan bunda yang baik hati yang mau merawatnya hingga sekarang. Terimakasih ayah bunda. (ILA7B)


Minggu, 15 Maret 2020. Pagi tadi warga Desa Kampungbaru mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan desa. Tujuannya agar lingkungan di Dusun Kampungbaru semakin terlihat bersih, indah dan nyaman ditempati.

Kegiatan ini diadakan pada pukul 06.30 WIB dan selesai pada pukul 12.00 WIB . Sebelum diadakan kegiatan, ketua RT setempat memberikan pengumuman bahwa setiap warga wajib mengikuti kegiatan ini, sementara yang tidak diharapkan memberikan dua nasi bungkus kepada yang warga yang mengikuti kerja bakti.

Warga yang ikut bergotong royong berjumlah sekitar 50 orang. Dalam kegiatan tersebut, para warga bergotong royong membersihkan jalanan yang dipenuhi rumput liar dan menebang ranting pohon yang menjulang lebat. Karena banyaknya ranting pohon yang berjatuhan, jalanan desa terpaksa harus ditutup dan dibuka kembali setelah kegiatan ini selesai.


Kendala yang dihadapi oleh warga yang ikut melakukan kerja bakti adalah susahnya memotong kayu yang sudah ditebang. Setelah kegiatan ini selesai, para warga segera mengemasi barang-barang yang mereka bawa lalu kembali kerumah masing masing. (Ray 7i)
Editor: Din 7i



Minggu, 15 Maret 2020. Pagi tadi warga Desa Kampungbaru mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan desa. Tujuannya agar lingkungan di Dusun tersebut semakin terlihat bersih, indah dan nyaman.

Kegiatan ini diadakan pada pukul 06.30 WIB dan selesai pada pukul 12.00 WIB. Sebelum diadakan kegiatan, ketua RT setempat memberikan pengumuman bahwa setiap warga wajib mengikuti kegiatan ini, sementara yang tidak diharapkan memberikan dua nasi bungkus kepada yang warga yang mengikuti kerja bakti.

Warga yang ikut bergotong royong berjumlah sekitar 50 orang. Dalam kegiatan tersebut, para warga bergotong royong membersihkan jalanan yang dipenuhi rumput liar dan menebang ranting pohon yang menjulang lebat. Karena banyaknya ranting pohon yang berjatuhan, jalanan desa terpaksa harus ditutup dan dibuka kembali setelah kegiatan ini selesai.

Kendala yang dihadapi oleh warga yang ikut melakukan kerja bakti adalah susahnya memotong kayu yang sudah ditebang. Setelah kegiatan ini selesai, para warga segera mengemasi barang-barang yang mereka bawa lalu kembali kerumah masing masing. (Ray 7i)
Editor: Din 7i



"Ami yuk sarapan dulu, sini!" Panggil bundaku yang sedang menyiapkan makan untuk keluarga kami. Kami adalah keluarga yang sangat bahagia. Keluarga kami harmonis. Aku sangat menyayangi keluarga kecilku. Setelah kami sarapan aku di antar ayahku ke sekolah. Sekolahku lumayan jauh dari rumah namun dekat dengan kantor ayah. Sesampainya di halaman sekolah, aku turun dari mobil, menutup pintu, lalu melambaikan tangan ku ke ayah.

Di sekolah, aku sangat bahagia karena aku memiliki teman yang sangat baik kepadaku namanya Rani dan Septi. Namun akhir akhir ini ada sesuatu yang menggangu proses belajarku. Seperti beberapa saat aku bisa melihat makhluk yang tak bisa dilihat oleh temanku. Namun itu hanya beberapa saat saja. Mereka semua akan hilang beberapa saat kemudian. Aku juga melihat ada dua sosok anak perempuan sebaya yang selalu melambai kepadaku. Anak itu seakan ingin mengajakku bermain bersama mereka. "Kriiiinggg..." Bel istirahat berbunyi. Aku segera mengajak Rani dan Septi menuju ke kantin. Sesampainya di kantin. Aku, Rani dan Septi segera membeli makanan yang kami sukai. Setelahku menaruh sepiring nasi pecel di tempat yang di duduki Rani dan Septi. Anak itu memanggilku lagi. Aku merasa penasaran dan langsung meninggalkan Rani dan Septi. Anak itu segera mengajakku ke suatu tempat setelah ku dekati dia. Dia mengarahkan ku ke hutan kecil belakang sekolah. Lalu mengajakku bermain. Rani dan Septi ternyata mengikutiku sedari tadi. Mereka melihatku. Dan menganggap ku anak aneh. Aku tidak memperdulikan mereka. Aku seperti terhipnotis oleh kedua anak itu. "Kriiiinggg..." Bel masuk berbunyi. Aku langsung kaget dan segera berlari ke kelas.
Ternyata Rani dan Septi telah menyebarkan berita itu. Teman teman sekelasku menganggapku anak aneh dan tidak boleh di temani lagi.
Sejak saat itu aku kehilangan dua temanku Rani dan Septi. Namun sebaliknya aku selalu ke hutan belakang sekolah untuk menemui dua anak itu. Ternyata nama mereka adalah Alexa dan Agisha. Mereka dulunya sahabat sejati di sekolahku. Namun mereka mengalami kecelakaan ketika mereka berangkat bersama. Mobil yang mereka tumpangi terlindas oleh truk. Pengemudi truk itu mengantuk dan kehilangan keseimbangan untuk mengemudi. Supir kendaraan yang mereka tumpangi bisa menyelamatkan diri, tetapi Alexa dan Agisha tidak terselamatkan. Mereka juga berpesan untuk memberi tahu keluarga mereka bahwa kedua anak itu sudah bahagia di dunia yang sekarang mereka tempati.
Ternyata keluarga mereka bekerja di perusahaan ayahku. Aku segera tahu karna mereka yang memberi tahuku saat aku berlibur di kantor ayah. Kini mereka menjadi sahabatku. Mereka selalu melindungi ku saat semua orang merundungku. Mereka kini yang bisa menghiburku saat aku tidak ada teman. Dan setiap bel istirahat berbunyi aku segera menuju hutan itu lagi. Atau sebaliknya Alexa dan Agisha lah yang akan menyusulku.
Ternyata bundaku mengetahui kabarku di sekolah. Aku bermain dengan anak yang tak terlihat. Bunda langsung mengatur jadwal dengan terapisku. Aku langsung dibawa menuju ke tempat terapisku. Dan menganjurkan obat obat kepadaku. Itu sama sekali tidak menolongku. Bundaku putus asa. Tapi aku suka dengan kehidupan ku yang sekarang. Aku tidak kesepian. Tetapi beberapa saat aku akan menjerit ketakutan. Saat aku melihat sosok dengan wajah rata atau malah kepala yang sudah retak.
Namun di sekolah aku tak kesepian lagi. Meskipun teman teman di kehidupan nyata menghindari kontak dengan ku. Hanya beberapa saja tapi mereka malah menertawakan ku dan merundungku dengan hal hal yang tidak pernah kulakukan. (Rah 7D)
Editor: Din 7i

Sahabat tak terlihat~

"Ami yuk sarapan dulu, sini!" Panggil bundaku yang sedang menyiapkan makan untuk keluarga kami. Kami adalah keluarga yang sangat bahagia. Keluarga kami harmonis. Aku sangat menyayangi keluarga kecilku. Setelah kami sarapan aku di antar ayahku ke sekolah. Sekolahku lumayan jauh dari rumah namun dekat dengan kantor ayah. Sesampainya di halaman sekolah, aku turun dari mobil, menutup pintu, lalu melambaikan tangan ku ke ayah.

Di sekolah, aku sangat bahagia karena aku memiliki teman yang sangat baik kepadaku namanya Rani dan Septi. Namun akhir akhir ini ada sesuatu yang menggangu proses belajarku. Seperti beberapa saat aku bisa melihat makhluk yang tak bisa dilihat oleh temanku. Namun itu hanya beberapa saat saja. Mereka semua akan hilang beberapa saat kemudian. Aku juga melihat ada dua sosok anak perempuan sebaya yang selalu melambai kepadaku. Anak itu seakan ingin mengajakku bermain bersama mereka. "Kriiiinggg..." Bel istirahat berbunyi. Aku segera mengajak Rani dan Septi menuju ke kantin. Sesampainya di kantin. Aku, Rani dan Septi segera membeli makanan yang kami sukai. Setelahku menaruh sepiring nasi pecel di tempat yang di duduki Rani dan Septi. Anak itu memanggilku lagi. Aku merasa penasaran dan langsung meninggalkan Rani dan Septi. Anak itu segera mengajakku ke suatu tempat setelah ku dekati dia. Dia mengarahkan ku ke hutan kecil belakang sekolah. Lalu mengajakku bermain. Rani dan Septi ternyata mengikutiku sedari tadi. Mereka melihatku. Dan menganggap ku anak aneh. Aku tidak memperdulikan mereka. Aku seperti terhipnotis oleh kedua anak itu. "Kriiiinggg..." Bel masuk berbunyi. Aku langsung kaget dan segera berlari ke kelas.
Ternyata Rani dan Septi telah menyebarkan berita itu. Teman teman sekelasku menganggapku anak aneh dan tidak boleh di temani lagi.
Sejak saat itu aku kehilangan dua temanku Rani dan Septi. Namun sebaliknya aku selalu ke hutan belakang sekolah untuk menemui dua anak itu. Ternyata nama mereka adalah Alexa dan Agisha. Mereka dulunya sahabat sejati di sekolahku. Namun mereka mengalami kecelakaan ketika mereka berangkat bersama. Mobil yang mereka tumpangi terlindas oleh truk. Pengemudi truk itu mengantuk dan kehilangan keseimbangan untuk mengemudi. Supir kendaraan yang mereka tumpangi bisa menyelamatkan diri, tetapi Alexa dan Agisha tidak terselamatkan. Mereka juga berpesan untuk memberi tahu keluarga mereka bahwa kedua anak itu sudah bahagia di dunia yang sekarang mereka tempati.
Ternyata keluarga mereka bekerja di perusahaan ayahku. Aku segera tahu karna mereka yang memberi tahuku saat aku berlibur di kantor ayah. Kini mereka menjadi sahabatku. Mereka selalu melindungi ku saat semua orang merundungku. Mereka kini yang bisa menghiburku saat aku tidak ada teman. Dan setiap bel istirahat berbunyi aku segera menuju hutan itu lagi. Atau sebaliknya Alexa dan Agisha lah yang akan menyusulku.
Ternyata bundaku mengetahui kabarku di sekolah. Aku bermain dengan anak yang tak terlihat. Bunda langsung mengatur jadwal dengan terapisku. Aku langsung dibawa menuju ke tempat terapisku. Dan menganjurkan obat obat kepadaku. Itu sama sekali tidak menolongku. Bundaku putus asa. Tapi aku suka dengan kehidupan ku yang sekarang. Aku tidak kesepian. Tetapi beberapa saat aku akan menjerit ketakutan. Saat aku melihat sosok dengan wajah rata atau malah kepala yang sudah retak.
Namun di sekolah aku tak kesepian lagi. Meskipun teman teman di kehidupan nyata menghindari kontak dengan ku. Hanya beberapa saja tapi mereka malah menertawakan ku dan merundungku dengan hal hal yang tidak pernah kulakukan. (Rah 7D)
Editor: Din 7i

Hai namaku Sandra. Umurku sekarang 13 tahun. Aku ingin menceritakan kisahku saat aku masih berumur 10 tahun.

      Pada saat itu aku masih duduk di sekolah dasar. Aku berangkat ke sekolah selalu menggunakan sepeda kecilku. Karena sekolah ku dekat dengan rumahku. Aku selalu melewati jembatan kecil. Itulah jalur yang paling dekat dengan sekolah ku. Walaupun jembatan itu sangat sempit, kecil namun panjang. Karena di bawahnya terdapat sungai yang sangat panjang dan sangat dalam.
Di sekolahku ini banyak sekali rumor  hantu tentang kakak kakak yang membunuh dirinya di pojok perpustakaan. Namun aku tak pernah mempercayai rumor-rumor itu. Sampai akhirnya.
 "Jreeesss..." Tiba tiba hujan turun ketika aku ingin pulang dari sekolah. Aku pun nekat menerobos hujan.
 
      Akhirnya aku sampai rumah dengan selamat. Keesokan harinya, aku merasakan kepalaku sangat pusing. Tapi aku tak menghiraukannya. Aku tetap meng-goes sepeda kecilku. Dan sesampainya di dekat jembatan. Aku menuntun sepedaku. Tiba tiba "Byuuuurrr..."

     Ya, aku terjatuh dari jembatan kecil itu. Dan aku tak sadarkan diri, yang kurasakan hanyalah kepalaku sangat pusing dan sakit.
 Tiba tiba aku bangun di tempat yang menurutku tak asing lagi.
 Itu terlihat seperti perpustakaan yang sangat sepi. Perpustakaan itu terlihat seperti perpustakaan di sekolahku. Ternyata benar itu perpustakaan sekolahku. Aku masih tidak mengerti. "Sepertinya tadi aku terjatuh dari jembatan, Kenapa aku bisa di perpustakaan ini?" Pikirku. Tapi tiba-tiba ada seorang siswi yang mengajak temannya keluar dari perpustakaan itu. Jadi tadi aku tidak sendirian. Ada anak itu di rak sisi yang lainya. Aku pun mengikuti anak itu. Aku masih bingung itu sekolahku kenapa aku tak mengenali siswi itu. Siswi itu seperti kelihatan murung dan pendiam. Semua orang yang ada di sekolahku seperti tak menghiraukan ku, mereka seperti tak melihatku. Aku terus mengikuti siswi itu. Ternyata siswi itu adalah korban pembullyan(bullying). Aku kaget dan tak bisa berkata pada saat siswi itu di perlakukan tak seperti manusia oleh temannya. Aku ingin menolongnya namun, aku saja tidak bisa meraih lengannya. Kubiarkan siswi itu. Sampai akhirnya aku tahu kalau aku ada di 5 tahun yang lalu. Aku tahu ketika aku membaca banner di depan perpustakaan. Ketika aku mengejar kakak itu lari ke perpustakaan. Lalu kakak itu berlari ke pojok ruangan dan duduk di bangku yang paling pojok. Tiba tiba dia mengeluarkan sesuatu dari saku roknya. Ternyata itu adalah pisau yang tajam. Aku tidak tau apa yang ingin dilakukan kakak itu. Sampai akhirnya aku ingat rumor di sekolahku. Kakak itu akan membunuh dirinya. Ternyata benar, aku langsung menjerit ketakutan.
Saat kubuka mataku lagi. Tiba tiba aku berada di tempat yang berbeda lagi aku berada tempat ternyaman ku. Aku ada di kamarku. Ibuku sedang menemaniku. Ternyata teman-teman sesekolah SMP ku sedang berada di ruang tamu rumahku, mereka ternyata ingin menjenguk ku.
Dan setelah aku kembali masuk sekolah. Aku baru tau ternyata aku tak sadarkan diri selama 24 jam. Ibuku khawatir akan keadaan ku. Teman teman menjenguk ku, dan tiba tiba akupun siuman. Sekarang entah mengapa ibu selalu mengantarkanku ke sekolah dan aku mulai mempercayai rumor yang beredar di sekolahku. (Rah-7D)
Editor: Zarit-7I



Sabtu,14 Maret. Diadakan acara di MAN 3 KEDIRI untuk memeriahkan hari jadi yang ke 23. Acara ini diadakan di lapangan sekolah. Terdapat banyak sekali acara seperti penampilan Band dari Sekolah lain seperti SMAN 1 Kandangan, SMADA, MAN 1 Kediri, dan lain-lain. Acara tersebut dimulai pukul 08.00 dan selesai pada pukul 15.00 WIB. Acara tersebut disambut gembira oleh para Siswa-siswi. Selain hari ini, hari Senin jiga terdapat acara jalan sehat, dan pameran seni seperti kerajinan, lukisan, dan lain-lain. Pada hari Selasa ada acara khotimul quran, dan sholawat Junudul Mustofa. (ILA 7B)
Editor: Zar- Din 7I




Sabtu, 14 Maret 2020. Diadakan acara upgrading Jurnalistik yang bertempat di kelas 7A. Acara tersebut dimulai pada pukul 12.00 WIB dan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Agenda ini dihadiri oleh Tim Jurnalis MTsN 7 Kediri. Namun ada beberapa anak yang tidak hadir, karena ada kepentingan dan acara mendadak. Mereka  yang hadir adalah anak yang aktif dalam menulis berita.


Narasumber dalam acara tersebut yaitu M.  Maghfur Qumaidi dan Muksin Zeni Supraba, mereka selaku pembina Crew Jurnalis.

Maghfur Qumaidi menerangkan materi tentang penggunaan bahasa dalam membuat suatu berita, dan edit naskah berita. Agar penulisan berita lebih baik dan mudah dipahami oleh pembaca.

Menurut Elhala Nur Habibah siswi kelas 7A dan anggota Tim Jurnalis bagian editor, kegiatan ini diadakan agar para anggota semakin pandai dalam menggunakan bahasa saat membuat suatu berita.

Hafidz Zuyyinarahmah, anggota baru Tim Jurnalis mengaku sangat senang bisa menghadiri acara ini karena ia bisa mendapatkan teman baru di organisasi ini.

 "Selain itu saya juga sangat senang mendapat ilmu tambahan dan motivasi dari pak Maghfur dan pak Zen i," Tambahnya. (Din 7i)





Sabtu,14/03/2020. Pagi tadi di kelas 7i heboh, dan suasananya sangat panas, karena ada salah satu anak yang sangat nakal dan sangat egois. Dia tidak mau menjalankan tugasnya sebagai piket, dia sangat kesal lalu dia menolak untuk mengerjakan piket, padahal anak itu tidak pernah piket, pernah piket itupun karena paksaan.

         Saat anak itu emosi dan dia mulai bertengkar dengan anak yang lain dan pada saat itu ada  guru yang datang di kelas 7i, hingga menyebabkan guru yang masuk di kelas tadi sampai marah-marah.

         Menurut salah satu siswi yang ada dikelas bernama Ulin Nadhifah, anak itu juga ingin  berusaha untuk menenangkan guru yang sedang marah, lalu dia meminta maaf kepada guru itu dan menyesali apa keselahannya. Lalu teman-temannya menegur dan meminta anak itu untuk berjanji agar melaksanakan tugasnya yaitu piket sesuai dengan jadwalnya.

       Pada saat itu juga kebetulan wilayah luar kelas itu sangat kotor, lalu ketua kelas dari kelas tersebut menyuruh anak itu agar membersihkan luar kelas untuk menebus kesalahannya.(git 7i)

*Azab Untuk Iftina Dika Ainazahra*

Jum'at, 13/03/2020-Tepat di depan gerbang MTsN 7 Kediri, Iftina salah seorang siswi dari Madrasah literasi tersebut terkena azab karena kabur dari teman-temannya, padahal maksud teman-temannya adalah untuk membahagiakannya. Menurut saksi mata, teman-temannya akan memberikan suatu hadiah kepada gadis berkacamata tersebut. Akan tetapi, gadis itu berlarian karena ketakutan dan kejang-kejang karena frustasi. Disangkanya teman-temannya akan menjahilinya. Tak disangka ternyata teman-temannya hendak memberikan surprise kepada gadis mungil tersebut, karena pada hari itu merupakan hari pemberian hadiah ulang tahun nya. Padahal, hari ulang tahun nya sudah berlalu. Namun, beberapa temannya ingin memberikan surprise kepada gadis tersebut. Namun, hal tersebut gagal karena gadis tersebut sangat ketakutan dan langsung berlari mengelilingi madrasah karena dikejar oleh salah satu temannya. Setelah berlarian dan menolak hadiah pemberian dari teman-temannya, gadis berumur 14tahun tersebut terkena azab. Azab tersebut berupa kaki yang terus sakit hingga gadis itu pulang. (Zar7I-YBT8D)


Sabtu, 14/03/2020.di MTsN 7 kediri, sedang pembagian rapot,untuk kelas 7 dan 8. Pembagian itu dilakukan pada jam 10.30 WIB.

Pada pukul 10.35 WIB, di Kelas 7c sedang pembagian rapot. Banyak yang merasa sedih karena peringkatnya turun. Namun, ada juga yang senang karena peringkatnya naik.

Menurut Aulia Artasari Putri Widodo yang lahir di Kediri 06 april 2006 dan juga berada di Kelas 7c ini, pembagian rapot ini tidak ditunggu yang ia tunggu adalah libur sekolah. Usahanya dalam menghadapi ujian PTS adalah belajar, niat dan berdoa. Baginya nilai urusan akhir yang penting sudah berusaha.

beberapa anak 7c juga ada yang belum mengumpulkan rapot. Hal itu membuat dia bersedih karena tidak tau berapa rangkingnya. Ada 4 anak yang belum mengumpulkan dan akan dikumpulkan pada hari kamis karena hari senin, selasa, dan rabu libur, anak kelas 9 UAMBK pada hari itu. (Zaf).


Jumat 13 maret 2020, bertempat d kantor DLH kab kediri gedung convension hall simpang lima gumul (SLG). Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kabid  PPLH Bapak Syaifuddin, yang di hadiri oleh perwakilan dari berbagai elemen masyarakat termasuk dunia pendidikan yg berkiprah dan peduli terhadap lingkungan dan kelestarian lingkungan, MTsN 7 kediri sebagai salah satu peserta rakor yang juga diberi kepercayaan untuk ikut mengisi acara Earth Hour yang di gelar pada malam hari tgl 28 maret 2020 di pusat monumen SLG kediri, suatu kehormatan yang tak terhingga MTsN 7 kediri bisa ikut dalam even bergengsi yang setiap tahun di peringati sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan wujud hemat energi dengan mematikan semua lampu selama 60 menit.

Dalam sambutannya Syaifuddin memberikan pengarah teknis kepada para peserta rakor untuk menyiapkan diri sebaik baiknya senyampang masih ada waktu dan di tunjukkan pula susunan acara yang akan dilaksanakan tgl 28 maret nanti.
Saksikan jangan lewatkan aksi spektakuker Earth Hour dengan tema " RAISE YOUR VOICE FOR NATURE " (muza)

Aku sayank Ibu
Karya; Marsha

Keringat membasahi tubuhmu
Maut dihadapanmu
Tapi kau tak hiraukan itu
Kau tetap bertaruh nyawa demi anakmu
Kau bagai penopang saat aku terjatuh
Maafkan aku ibu...
Walau aku sering menyakiti hatimu
Kau tetap sabar menghadapiku
Terkadang kau juga membanding bandingkan ku
Tapi aku tahu itu demi kesuksesan dimasa depanku
Kau ajari aku bertutur kata
Kau merawat ku dengan sepenuh jiwa
Saat aku mulai belajar berjalan
Kau menuntunku dengan hati hati dan penuh kasih sayank
Agar aku tidak terjatuh
Seperti itu pula kau yang selalu menghiburku dikala sedihku
Doa mu selalu menyertai setiap langkah ku
Kau tak pernah mengeluh membesarkan ku
Dan tak mengharap budi balasan dariku
Terimaksih ibu....
Aku sayank ibu...

Apollo Dekati Bumi Pertengahan Ramadhan

Asteroid ini memiliki kecepatan relatif 5,72 kilometer per detik ketika mendekati bumi asteroid ini akan dikategorikan sebagai asteroid  Apollo.

Beberapa asteroid Apollo bisa sangat membahayakan bagi penduduk bumi, apabila jaraknya sangat dekat dengan bumi, seperti Meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer dab meledak di langit Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 dengan ukuran 17 meter.

Dikutip dari laman Lapan, Selasa (10/3/2020), Jarak terdekat asteroid ini dengan matahari sebesar 1,014 SA dengan kemiringan orbit 3,92 derajat terhadap epliptika, yang sedikit lebih miring dibandingkan orbit Venus (inklinasi 3,39°). (Bin-8D)
Editor:Zar-7I

Kubuka mata
Mentari tersenyum hangat menyemangati
Ku berjalan memulai hari baru
Terdengar kicau burung yang menyambut
Embun Embun suci yang membasahi rumput
Dengan membawa ransel dipundakku
Ku berlari
Menuju tempat menimba ilmu
Meski kadang tak paham dengan ilmu itu
Walau tugas tak pernah berhenti
Dan Rasa malas menghampiri
Ku tak kenal lelah menggapai mimpi
Walau kadang kata putus asa menghampiri
Ku pupuk selalu semangat mengejar mimpi
Dengan ikhtiar dan doa ku gapai semua mimpi
Dan dengan semangat yang membara
Demi masa depan yang sejahtera (marsha8b)



 Rabu 11/3/2020. salak, siapa sih yang ngga kenal sama buah yang satu ini?salak adalah salah satu buah tradisional Indonesia yang berbuahnya tidak mengenal musim. ada banyak jenis salak yang dapat kita kenal Salah satunya adalah salak pondoh.

Salak pondoh berasalkan asli pulau jawa ini memiliki cita rasa manis dan segar.

 Akan tetapi, akhir akhir ini terutama di bulan maret, harga salak pondoh melambung tinggi, dengan harga jual normalnya kisaran Rp8.000 sampai dengan Rp10.000 kini menjadi Rp12.000. Hal ini dikarenakan pengaruh cuaca dan curah hujan yang mengakibatkan buah salak menjadi terus bersemi. Sehingga buah yang siap panen berkurang dan mengakibatkan pasokan buah salak siap makan pun juga ikut berkurang. Para petani juga mulai mengkhawatirkan hasil panen mereka karena salak yang mereka tanam cenderung telat panen bahkan gagal panen. (Lia-7B)
Editor : Ive-8B

Selasa 10 Maret, diadakan acara isro' mi'roj di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean.

Acara tersebut dihadiri oleh para siswa siswi kelas 7 dan 8. Para murid berangkat dari madrasah jam 07.30 WIB Pagi dan sampai tujuan pada pukul 08.00 WIB.

Para Siswa siswi berbaris dengan tertib,masing masing 2 orang, barisan laki-laki didepan dan barisan perempuan dibelakang.

Kedatangan para siswa siswi MTsN 7 Kediri disambut meriah oleh warga Pondok Fathul Ulum. Acara tersebut diadakan di Masjid Pondok Pesantren Fathul Ulum.

Dalam sambutannya Abdul Kholiq selaku Waka Humas MTsN 7 Kediri mengatakan bahwa hal ini dilaksanakan karena untuk memperingati isro' mi'roj yang ke 1441 Hijriah dan bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa siswi MTsN 7 Kediri dan memberikan ilmu sehingga bisa membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang buruk.

 Setelah penyambutan, disusul penampilan dari Crew Rebana Ar Roudhoh yang berjumlah 17 anak. Najwa 8D pemain Terbang 2 mengatakan,"allhamdulillah saya bermain seperti biasa dan tidak gugup sama sekali."

Setelah penampilan Rebana, kemudian disusul penampilan Al Banjari Ar Rahman yang berjumlah sekitar 10 anak. Ulin Nadhifah (13) kelas 7i salah satu dari 5 Vokal Al Banjari  mengatakan bahwa Ulin sempat malu saat ingin tampil karena ia baru pertama kali ini tampil didepan umum.

Kemudian disusul dengan acara Qiro'at dari Dewi Tazkiyatunnisa 8A dan kemudian Ceramah dari K.H Hanan Ma'sum pemilik PonPes Fathul Ulum.

 Dalam ceramahnya, Kyai Hanan mengatakan bahwa jika seseorang merendahkan orang lain maka orang tersebut akan rendah dan direndahkan oleh orang lain. Janganlah kita merendahkan orang lain meskipun dia sangat membenci kita. Setelah ceramah selesai, kemudian dilanjutkam dengan Do'a bersama dipimpin oleh Kyai Hanan.

Setelah selesai berdo'a,para Siswa-siswi MTsN 7 Kediri kembali ke Madrasah pukul 10.00 WIB dengan berjalan kaki dan 10 menit kemudian sampai di Madrasah.

Setelah sampai para murid mengambil konsumsi dikelas 8F berupa Nasi, Tumis buncis, Wortel Tahu dan Telur Dadar. Masing-masing siswa mendapatkan 1 bungkus konsumsi. Setelah selesai makan konsumsi, para siswa siswi kembali pelajaran seperti biasa. (Din-Zar 7i)


 (Selasa,10/03/20) MTsN 7 kediri kedatangan tamu dari  Erlangga yang akan memberikan semangat kepada siswa siswi  kelas 9 MTsN 7 kediri untuk melanjutkan sekolah.

      Sosialis pukul 08.00 pagi dimulai pukul 08 30 karena ada sedikit kendala. Saat sosialisasi semua siswa siswi terlihat senang karena kegiatan itu juga dilakukan sambil bercanda.

     Menurut  Riza Qulaili                                yang berada di Kelas 9B,  kegiatan ini membahas tentang motivasi tentang kehidupan masa depan. Kendala keadaan yanga ada hanya cicak yang jatuh dari atas dan membuat siswi ketakutan lalu berteriak, juga tadi saat awal masuk speker nya hilang. Kegiatan tersebut seru dan tidak membosankan karena orangnya menyenangkan.

     Oktatiska Bada Nirmala orang yang kerap dipanggil Okta beralamat di Surabaya. Ia adalah orang yang disuruh oleh penerbit Erlangga untuk berbagi motivasi kepada anak kelas 9 MTsN 7 kediri. Mereka berangkat dari Surabaya pukul 05.30 WIB dan sampai di MTsN 7 kediri pukul 08.00 WIB.

     Pada saat terakhir penyampaian yang terakhir Okta menyuruh anak kelas 9 membayangkan masa depannya yaitu membuat orang tuanya bangga dan bahagia. Hal itu membuat orang siswa dan siswi kelas 9 banyak yang menangis karena terharu.(fia)
Editor:ulin


 (Selasa,10/03/2020) Hari ini halaman madrasah tampak ramai karena diadakan pertemuan Wali Murid Kelas 7 Unggulan yang baru. Pertemuan itu dimulai dari absen kehadiran wali murid. Setelah itu calon wali murid menuju ke Aula untuk rapat tentang kelas unggulan.

Rapat itu dihadiri kurang lebih sekitar 120 wali murid.Wali murid masing-masing mendapat konsumsi dari MTsN 7 Kediri.Osis MTsN 7 Kediri juga ikut membantu untuk persiapan pertemuan wali murid mulai dari terima tamu,tukang pakir dan mengatur makanan untuk isro' mi'raj.


Pertemuan dibuka oleh Nurul Latifah lanjut acara kedua yaitu pembacaan ayat suci Al-Quran dari Lilik Nur Humaidah salah satu siswa dari MTsN 7 Kediri kelas 9F dan sambutan dari Muksin Zeni Supraba selaku Waka kesiswaan untuk menggantikan M. Zainuddin sebagai Kepala Sekolah MTsN 7 Kediri selain sambutan dari Muksin Zeni Supraba ada juga sambutan dari Dwi Rahayu selaku ketua program unggulan.

Dwi Rahayu mengatakan bahwa program unggulan ini sangat bermanfaat.Anak-anak juga bisa mendapat tambahan belajar dari bimbel 3 hari dan juga outbond untuk anak-anak bisa kerja sama antar kelas.

Menurut salah satu wali murid yang bernama Sri Lestari.Beliau sangat bangga anaknya bisa masuk ke MTsN 7 Kediri dan mendapatkan kelas unggulan.
Wali murid tersebut mengatakan bahwa anaknya ingin sendiri  ke MTsN 7 Kediri agar seperti kakaknya yang sekarang sangat sukses dan berharap anaknya bisa agama terlebih dahulu karena di MTsN 7 Kediri adalah Madrasah Religi.
(Fia, hal, Ive)

Editor:hala

Selasa, 10 Maret, terjadi peristiwa aneh dan lucu di Aula MTsN 7 Kediri.  Chandra siswa kelas 7G MTsN 7 Kediri menaiki kursi yang ditumpuk di Aula dan tidak bisa turun dari kursi tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 11. 15 WIB dan berhasil diabadikan oleh Tim Jurnalis MTsN 7 Kediri. Kursi tersebut tadinya digunakan untuk pertemuan Wali Murid di Aula. Menurut Ahmad Fadhli Robbi Siswa kelas 7G, tadinya Chandra iseng menaiki kursi yang berjumlah 35 dan ditumpuk menjadi 1. Setelah naik, ia tidak bisa turun dari kursi tersebut dan bingung bagaimana cara agar ia bisa turun dari kursi tersebut. Teman-teman Chandra pun tertawa terbahak-bahak melihat kejadian tersebut. Setelah dibantu oleh teman-temannya, akhirnya chandra bisa turun dari kursi tersebut. (Din 7i)

*Pengumuman Hasil Tes Unggulan*
     Senin halaman MTsN 7 Kediri (09/03) tampak ramai karena Pengumuman hasil tes jalur unggulan.Hasil tes tersebut dipajang di papan tulis depan kelas 7B dan dilorong MTs.

   Terdapat 209 peserta yang mengikuti tes tersebut,namun hanya 110 anak yang akan masuk dan diambil 10 peserta cadangan.Peserta yang berhasil masuk nantinya akan mengambil Formulir dan Undangan Wali Murid di sekretariat depan LAB PAI. Peserta yang menjadi cadangan diharapkan untuk menghubungi panitia yang bertempat di sekretariat.
     Menurut Anjar salah seorang Wali murid dari Naddine seorang peserta yang lolos tes unggulan di MTsN 7 Kediri.
Tujuan utama untuk memasuki MTsN 7 Kediri ini agar dapat memperbaiki akhlak dan pendidikan agama Islam dikarenakan di MTsN 7 Kediri adalah Madrasah Religi.
     Cewek imut yang berasal dari SDN KANDANGAN 1 tersebut pernah mengikuti Olimpiade Kossmama di MTsN 7 Kediri. Ia mengikuti Olimpiade mata pelajaran IPA namun tidak lolos. Ketidakberhasilan nya dalam olimpiade semakin mendorongnya untuk terus berusaha dan pada akhirnya ia berhasil lolos saat seleksi tets masuk jalur unggulan ke MTsN 7 Kediri dan menduduki peringkat ke 77.
     Muksin Zeni Supraba selaku menjadi Waka kesiswaan dan ketua panitia  Pembagian Hasil Tes Unggulan mengatakan bahwa "jika diterima, maka Wali Murid  mengambil formulir pengisian identitas dan undangan agar besok hadir di MTsN 7 Kediri pukul 08.00 WIB." Ia juga menambahkan kalimat "siapa yang sudah mengambil  Formulir dan Undangan ada 93 orang, yang lainnya mungkin besok langsung ikut rapat calon wali siswa baru di gedung lantai dua Aula" Ujar Pria yang mengajar Mata Pelajaran Qur'an Hadits tersebut saat ditemui di kantor Sekretariat MTsN 7 Kediri oleh Tim Jurnalis MTsN 7 Kediri. (Din-Zar 7i dan Ive 8B)
Editor:Hala


Minggu 8 Maret 2020, Diadakan acara Tes Jalur Unggulan yang bertempat di MTsN 7 Kediri.Acara tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 10.00 WIB. Acara tersebut diadakan untuk mencari bibit unggul yang nantinya akan masuk di MTsN 7 Kediri jika mendapat peringkat yang ditentukan oleh Dewan Panitia.


Sebelum diadakan tes, semua siswa-siswi akan berkumpul di depan UKS untuk mengikuti apel selama 30 menit. Dalam sambutannya, Muhammad Zainnudin mengatakan bahwa peserta dalam acara tersebut ada 209 anak. Tetapi, hanya akan diambil 110 anak untuk bisa masuk di MTsN 7 Kediri.

Terdapat 100 soal yang diujikan. Masing masing dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam dan Pendidikan Agama Islam. Zahro, Murid dari Mi Nurudzolam mengatakan bahwa soal yang diujikan agak susah di Mata Pelajaran Matematika, kata murid berbaju biru tersebut.

Terdapat 7 ruangan, ruang 1 berada di kelas 7A, Ruang 2 di 7B, Ruang 3 berada di 8A, Ruang 4 berada di lantai atas tepatnya di kelas 9C, Ruang 5 berada di 9D, Ruang 6 berada di 8C dan ruang 7 berada di 8D, dan terdapat 7 panitia yang akan mengawasi masing-masing ruangan. Salah satunya isrofil amar, amar mengawasi ruang 5 yang bertempat di 9D. Guru Matematika tersebut mengatakan,"disini ada 30 peserta dan allhamdulillah semuanya mengerjakan dengan jujur" Kata Pria yang bertempat tinggal di Kencong, Kediri tersebut.

Eni, wali murid dari Via salah satu peserta dari MI MIFTAHUL HUDA JATISARI mengatakan bahwa anaknya mengikuti tes disini karena ia ingin bersekolah disini sejak dulu karena madrasahnya sangat bagus,tempatnya rindang dan siswa siswi di MTsN 7 Kediri juga diajarkan untuk lebih peduli terhadap lingkungan, kata perempuan beralamatkan Jati Pehlandak, Krenceng, Kediri tersebut.
(Din 7i)



Minggu (08/03) MTsN 7 Kediri terlihat banyak murid-murid dengan wali murid untuk mengantarkan anaknya Tes Unggulan.

Sebelum Tes Unggulan dimulai akan lebih baik diawali dengan upacara.
Upacara dipimpin oleh Muksin Zeni Supraba selaku Waka Kesiswaan dan sambutan dari Kepala sekolah MTsN 7 Kediri.

Menurut M. Zainuddin selaku  Kepala sekolah MTsN 7 Kediri mengatakan sangat bangga kepada anak PPDB jalur unggulan.

Setelah sambutan ada Do'a dari Abdul Kholiq dan Teknis untuk mengerjakan soal dari Nurul Latifah. (Hal).



(Minggu, 08/03/2020) MTsN 7 Kediri melaksanakan tes PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru)  jalur unggulan. Kegiatan itu diikuti oleh dua ratus sembilan peserta, dengan menggunakan lokasi berjumlah tujuh ruangan, yakni menggunakan kelas unggulan.

Menurut salah satu orang tua peserta, Lilis, Ia mendaftarkan anaknya ke MTsN 7 Kediri, Karena madrasah ini salah satu madrasah yang mempunyai gelar atau  madrasah religi. Jadi, anaknya disekolahkan di MTsN 7 Kediri karena biar anaknya itu mendapatkan lebih banyak ilmu agama dan mengaji.

Tujuan dari wali murid tersebut untuk mendaftarkan anaknya di MTsN 7 Kediri.Supaya anaknya itu lebih rajin untuk mempelajari dan mendalami ilmu agama.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan rajin dan tidak lupa untuk berdoa tapi juga disisi lain adalah menyiapkan fisiknya yaitu menjaga kesehatannya agar tetap sehat di waktu tes unggulan di MTsN 7 Kediri dan menyiapkan mental agar tetap fokus dan tidak kaget untuk menghadapi soal-soal yang diberikan. Kendala yang dihadapi alhamdulillah tidak ada dan tes unggulan berjalan dengan lancar dan tinggal menunggu hasil tes unggulannya besok pukul 10.00 WIB.
(Git)
Editor; Halla, Zafia.



Sabtu (07/03) MTsN 7 Kediri murid-murid sedang menghias kelasnya untuk kedatangan adik kelas yang akan mengikuti tes unggulan.

Pendaftaran tes ini  dilaksanakan pada tanggal 2  sampai denga 8 Maret 2020 yang lalu. Pelaksanaannya tanggal (08/03) dan materi tesnya ialah Matematika, IPA, B.Inggris, B.Indonesia, dan PAI.

Sebagian murid yang ada di MTsN 7 Kediri sedang membersihkan dan menghias sebaik mungkin agar adik semangat dalam mengerjakan tesnya.

Menurut Imelda Raya Ariyanto salah satu murid yang menghias kelasnya, ia mengatakan bahwa hias kelas ini penting bagi kami karena biar adik-adik terkesan dengan MTsN 7 Kediri dan bersihnya kelas. (Hal).

Sabtu 07 Maret 2020, diadakan acara diklat editor di LPMP Jalan Ketintang Wiyata 15 Surabaya. Acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB pagi dan dijadwalkan sampai Minggu 08 Maret 2020. Narasumber dalam acara tersebut yaitu Istiqomah Editor Senior Mediaguru, Mislinatul Sa'diyah Editor Mediaguru dan M. Maghfur Qumaidi Ketua IPP JATIM.

Menurut M Maghfur Qumaidi, Penulis 20 buku dan Penggerak Literasi MTsN 7 Kediri, acara tersebut diadakan untuk melatih Penulis melakukan  swasunting sehingga tulisanya menjadi lebih baik, dan struktur bahasa atau katanya mudah dipahami. Maghfur juga menyatakan bahwa IPP mempunyai berbagai program terkait dengan literasi. Sagusabu, Sasisabu, Diklat Editor, Bedah Buku, Seminar Literasi. Harapannya ke depan Jawa Timur menjadi provinsi yang mengembangkan literasi sehingga literasi bukan hanya slogan,n secara nyata dilaksanakan. (Din Zar 7i).

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget